Citizen Reporter
Menyesap Inspirasi Kegigihan di Museum Bentoel
di balik sukses rokok Bentoel, ada sejarah panjang kegigihan pendirinya, Ong Hok Liong, yang terekam rinci di Museum Bentoel...
Catatan Munic Talova Bhakti
Mahasiswi Jurusan Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang
fb.com/Munic Talova Bhakti
SATU lagi tempat wisata yang layak dikunjungi di Kota Malang. Museum di Jalan Wiromargo nomor 32 Malang ini bernama Museum Bentoel. Museum yang bila dilihat dari depan sekilas tampak sepi dan hanya dijaga beberapa petugas ini terbuka dan gratis untuk umum.
Buka hari rabu hingga senin (kecuali selasa) pukul 10.00 sampai pukul 16.00 WIB. Usai mengisi buku tamu terlebih dahulu, Anda sudah bisa berkeliling, menggali sejarah, bahkan berfoto di museum unik ini.
Sesuai namanya, Museum Bentoel dulunya merupakan rumah yang digunakan sebagai usaha rokok Bentoel. Bentoel lahir dari dari kegigihan, inovasi, dan kepercayaan spiritual positif Ong Hok Liong, pendiri Bentoel.
Pada 1910 ketika Ong Hok Liong membuat langkah baru dengan memotong daun tembakau yang ia beli dengan pisau khusus lalu mengeringkannya. Produk tersebut diterima baik oleh masyrakat Malang.
Era ini, brand rokok yang dibuat Ong Hok Liong sudah beragam. Ada Boeroeng, Kelabang, Kendang, Djeroek Manis, dan Toerki.
Tahun 1930 Ong Hok Liong dan tetangganya Tjoa Sio Bian memutuskan memulai usaha tembakau. Awalnya dinamakan Strootjes Fabriek, usaha ini kemudian berganti nama menjadi Hien An Kongsie.
Tahun 1935, Ong Hok Liong melakukan perjalanan spiritual dan terinspirasi untuk menamakan produk rokoknya dengan nama Bentoel, nama umbi dari keluarga tanamanan Araceae yang secara khusus tumbuh di wilayah tersebut.
Kini, rumah kediaman Ong Hok Liong dijadikan sebagai museum sejarah pabrik rokok PT Bentoel, sedangkan perusahaan dan kantor PT Bentoel ada di Karanglo, Malang dengan manajemen baru mengukuhkan diri menjadi PT Bentoel Prima.
Berkunjung ke Museum Bentoel berarti menggali informasi perjalanan panjang di balik kesuksesan pendirinya. Meskipun tak dipungut biaya, pelayanan di museum tersebut sangat ramah. Setelah mengisi buku tamu, pengunjung dipandu menuju museum yang terdiri atas delapan bagian ruangan ini. Sebelum pengunjung mempelajari sejarah berdirinya perusahan Bentoel dan berfoto, pemandu memberi arahan tentang aturan yang harus dipatuhi oleh semua pengunjung.
Museum Bentoel didirikan untuk menggambarkan kegigihan pendiri perusahaan tersebut. Ini menjadi bukti kesuksesan seseorang yang meniti keberhasilan dari perusahaan kecil perorangan berkembang menjadi industri rokok kretek ternama di Tanah Air.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/patung-dada-ong-hok-liong_20150817_171406.jpg)