Kamis, 9 April 2026

Gagal di PEFI, Pemain Bintang Timur Langsung Hijrah ke Bali

"Kalau yang tidak ikut di PEFI, saya tahu mereka bermain di Bali," kata Andika.

Penulis: Haorrahman | Editor: Yoni
surya/erfan hazransyah
Bintang Timur Surabaya masih mengandalkan pemain-pemain lama di Piala Emas Futsal Indonesia. 

SURYA.co.id| SURABAYA - Usai gagal total di Piala Emas Futsal Indonesia (PEFI), di Jakarta, pemain-pemain Bintang Timur Surabaya, langsung hijrah ke Bali, untuk mengikuti Bali Meazza Merdeka Cup 2015.

Mereka bergabung dengan salah satu peserta, Alcatraz Mataram.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat tujuh pemain Bintang Timur yang memperkuat Alcatraz. Beberapa pemain pergi ke Bali usai Bintang Timur gagal total di PEFI.

Di PEFI, dari empat pertandingan yang dilakoni, Bintang Timur hanya mampu meraih satu kemenangan, dan sisanya kalah. Padahal di PEFI, Bintang Timur mengusung target juara.

Tujuh pemain Bintang Timur yang bergabung di Alcataraz adalah, Mulham Arufin, Reka Cahya, Ali Alhamid, Catur Setiawan, Jon Bon Jovi, Abdul Rochman, dan Agie Renata.

Untuk Jovi, Rochman, dan Agie, telah bergabung dengan Alcatraz sejak awal, karena mereka memang tidak dibawa ke Jakarta. Sedangkan empat pemain lainnya, Mulham, Ali, Reka, dan Catur, mereka memperkuat Bintang Timur di PEFI.

Ada satu pemain Bintang Timur lainnya, Alferdo Imada, yang juga ke Bali. Namun di Bali, Ferdo memperkuat Ebola ITS Surabaya. Dengan demikian, terdapat delapan pemain Bintang Timur yang turun di turnamen Bali.

Mereka memperkuat Alcatraz saat menghadapi Vamos Mataram di babak semifinal Senin (17/8). Di pertandingan tersebut, Alcatraz harus takluk, 4-6.

Beberapa pemain Bintang Timur mencetak gol di pertandingan tersebut. Agie Renata menit ke-3, Reka Cahya menit ke-11 dan 19, Mulham Arifin menit ke-39.

Mengenai hal ini, manajer Bintang Timur, Andika Amorinno mengaku tidak mengetahui jika pemain-pemain yang bermain di PEFI, pergi ke Bali usai timnya gagal di PEFI.

Andika mengatakan, telah mengetahui pemain yang tidak ikut ke Jakarta, mengikuti turnamen di Bali.

"Kalau yang tidak ikut di PEFI, saya tahu mereka bermain di Bali," kata Andika.

Tidak demikian pemain yang dibawa ke Jakarta. Menurut Andika, seluruh pemain usai dari PEFI, pulang ke Surabaya, pada Sabtu (15/8).

"Semuanya pulang ke Surabaya, tapi saya tidak tahu lagi kalau mereka langsung ke Bali," kata Andika.

Andika mengatakan, di pertandingan terakhir PEFI, usai dikalahkan Black Steel Papua, 2-9, Kamis (13/8), beberapa pemain sempat minta izin untuk ke Bali.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved