Wisata Kuliner
Bakso Bang Jali, Aroma Kaldunya Menggoda Selera
Setiap isian bakso buatannya selalu dibuat dengan daging berkualitas, dipadu rempah-rempah dengan porsi tertentu
Penulis: Satria Akbar Sigit | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | SURABAYA - Kaldu sapi dan kaldu ayam punya rasa dan tampilan tidak sama. Itulah alasan keduanya menjadi pendukung sajian yang berbeda.
Kaldu tulang sapi biasanya lebih cocok diolah dengan sup daging atau bakso sedangkan kaldu dari tulang ayam lebih cocok diolah untuk sajian rasa yang lebih lembut seperti sup sayuran, mie, atau sup ayam.
Bang Jali yang satu ini bukan nama sebuah lagu yang membuat seluruh tubuh Anda bergoyang.
Bang Jali yang satu ini adalah nama penjual bakso yang akan membuat lidah Anda bergoyang, berdecak nikmat.
Warung Bakso Bang Jali terletak di Jl Parang Kusumo, Surabaya, sekitar 25 meter dari pertigaan Jl Parang Kusumo dan Jl Kemayoran Baru.
Warung ini mudah ditemukan. Cukup melihat banyaknya kendaraan yang parkir di sekitarnya.
Apalagi dari luar warung, sudah tercium aroma kaldu daging yang gurih dan menggoda selera.
Jadi, lebih mudah untuk menemukan warung berukuran 4x4 m2 ini. Banyak pelanggan datang dan pergi untuk menikmati bakso khas buatan Mudjali, pemilik warung ini.
"Cak Jali, bungkus,” atau "Cak Jali, sak porsi." Berulang kali terdengar suara pelanggan. Seakan pikiran penjual dan pembeli sudah tersambung dan menghasilkan sebuah konteks tertentu.
Setiap orang yang lalu lalang di warungnya selalu disambut ramah olehnya.
Bang Jali juga dengan sigap meracik beberapa bakso dan menu pendukungnya ke sebuah mangkok untuk menanggapi pesanan pelanggan.
Alhasil, satu porsi bakso yang terdiri atas satu buah siomay basah, tahu bakso, gorengan, dan dua buah bakso, dengan cepat tersaji.
“Ini resep andalan sejak pertama saya jualan bakso,” ungkap Mudjali kepada Surya yang datang untuk mencicipi Bang Jali atas rekomendasi pembaca halaman Culinary.
Resep andalan itu memberikan rasa khas. Kombinasi daging yang seoleh meleleh menjadi kaldu, ditambah aroma bawang berhasil menjejalkan aroma kaldu itu ke hidung penikmat.
Mudjali menyebutkan, setiap isian bakso buatannya selalu dibuat dengan daging berkualitas, dipadu rempah-rempah dengan porsi tertentu. Rempah-rempah itulah yang memberikan rasa khas pada baksonya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/1108bakso-bang-jali_20150811_092357.jpg)