Senin, 13 April 2026

Berita Lamongan

Dijanjikan Pekerjaan, Gadis Lulusan SMP Diperkosa di Sawah

"Awas koen nek lapor-lapor (Awas kamu kalau lapor, red),"ancam pelaku seperti ditirukan korban.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yoni

SURYA.co.id|LAMONGAN - Nasib malang menimpah ABG putus sekolah, Av (19), warga Desa Ngaglik Gg. Siwalan Kelurahan Sukorejo Kecamatan Lamongan kota ini.

Ia harus menjadi korban perkosaan. Dan peristiwanya saat dirinya berniat membantu menambah penghasilan nenek yang selama ini hidup bersamanya dengan mencari kerja.

Senin(10/08/2015) Kejadian bermula ketika pelaku Andik Suhermanto (23) warga Desa Pelumpang Kecamatan Sukodadi Lamongan, pemuda pengangguran yang dikenalnya lewat jejaring sosial facebook, menjanjikan memberi pekerjaan.

Hingga pada saatnya, Minggu sore korban janji bertemuan dengan pelaku dipertigaan Desa Ngagglik pukul 18.30 WIB pada hari Minggu (09/08).

Tanpa pikir panjang, korban yang hanya tamatan sekolah menegah pertama (SMP) mau diajak pelaku yang baru dikenalnya dua minggu yang lalu lewat dunia maya, menuju tempat kerja yang di janjikan dengan mengendarai sepeda motor Honda Mega Pro warna hitam bernopol S 6538 JR.

Belum sampai tempat yang dituju pelaku pada korban beralih alasan mengajak korban ke rumah temannya terlebih dahulu.

Belum sampai di rumha teman yang dituju, dan saat melintas di pematang sawah jalan tanggul arah utara jembatan Desa Kebet pelaku yang berboncengan dengan korban menghentikan motornya.

Dengan serta merta, tubuh korban dirangkul dan diraba-raba pelaku.

Merasa ada niat jahat yang dilakukan pelaku, korbanpun berteriak minta tolong namun tidak ada orang yang mendengar dan menolongnya.

Takut diketahui oleh warga, akhirnya pelaku menarik secara paksa korban dari sepeda motor hingga korban terjatuh di tanah.

Melihat korban yang tak berdaya akhirnya dimanfaatkan pelaku dengan leluasa melepas celana korban dan melampiaskan nafsu bejatnya.

Puas menyalurkan nafsu birahi terhadap korban, pelakupun mengancam jika berteriak.

Bahkan mengancam akan membunuhnya kalau sampai lapor polisi.

"Awas koen nek lapor-lapor (Awas kamu kalau lapor, red),"ancam pelaku seperti ditirukan korban.

Tidak hanya itu pelaku juga merampas handpone merk Sony Xperia E.

Halaman 1/2
Tags
miras
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved