Berita Madiun
Produk Wahana Wisata dan Mainan Anak Asal Madiun Menasional
"Meski usaha kami baru bergeliat mulai Tahun 2005 - 2015, tetapi selama 10 tahun kami sudah melayani pemesanan produk mainan anak-anak dan wahana wisa
Penulis: Sudarmawan | Editor: Yoni
SURYA.co.id|MADIUN - Awalnya, Sugiyanto warga JL Raya Madiun - Dungus, Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun hanya menganggap produksi mainan anak-anaknya sebagai usaha sampingan.
Namun demikian, pria 47 tahun ini kini mulai semakin menseriusi usahanya disamping bekerja sebagai karyawan PT Industri Kereta Api Indonesia (INKA) Madiun.
"Meski usaha kami baru bergeliat mulai Tahun 2005 - 2015, tetapi selama 10 tahun kami sudah melayani pemesanan produk mainan anak-anak dan wahana wisata di seluruh Indonesia. Mulai Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera (Aceh), Irian Jaya, hingga Kalimantan," terang produsen mainan anak-anak dan wahana wisata ini kepada Surya, Minggu (09/08/2015).
Bahkan dalam beberapa pekan terakhir kini, pihaknya mengerjakan kincir angin raksasa yang tak lain pesanan dari salah satu tempat wisata baru di Bedugul, Bali.
Bahkan dipastikan jika produksi kincir angin itu bakal terbesar di pulau Dewata itu. Apalagi, untuk diameter kincir angin itu mencapai 200 meter.
Oleh karenanya, pihaknya mengerjakan pesanan itu di 3 tempat yang berbeda yakni di Kediri, Kota Madiun dan di bengkel di belakang rumahnya itu.
"Jadi mesin dan bodi fibernya akan kami imporkan dari Jerman. Hal ini untuk memenuhi pesanan agar kincir angin itu bisa diatur kecepatannya atau dikurangi kecepatannya. Kalau mengandalkan mesin dalam negeri biasanya hanya konstan kecepatannya putarannya alias tak bisa diatur sesuai kebutuhan dan keinginan," imbuhnya.
Berdasarkan catatan Sugiyanto, selama 10 tahun berproduksi mulai dari awal itu, pihaknya sudah menciptakan dan memproduksi sekitar 150 jenis produk maianan anak-anak dan wahana wisata.
Selain kincir angin, juga memproduksi wahana mainan koin berbagai jenis, roller coaster, serta kereta api berbagai jenis, bentuk, dan ukuran. Paling besar membuat kereta api untuk pesanan kawasan wisata di Samarinda, Kalimantan.
Hal ini disebabkan rel kereta buatannya itu mencapai 1 kilometer atau sebesar 5 kali lapangan sepak bola standar nasional.
"Kami tetap memberikan pelayanan dan menyesuaikan produk berdasarkan permintaan pemesan. Seperti kincir angin itu sudah selesai 60 persen.
Sedangkan untuk kereta terpanjang pesanan Samarinda kemarin sudah diselesaikan sesuai peruntukannya.
Kalau kereta kecil mainan anak-anak pesanan orang biasa juga ada," papar pegawai PT INKA Madiun ini.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA