Kalau Otak dan Saraf Selingkuh Ini Akibatnya
Yang menyebabkan malu adalah jika pembuluh darah menekan saraf ketujuh, penderitanya akan mengalami wajah merot atau hemifacial spasme (Hfs)
Penulis: Satwika Rumeksa | Editor: Satwika Rumeksa
SURYA.co.id | MEDAN-Ada kegembiraan, ada rasa sendu juga harapan saat acara gathering komunitas Brain and Spine yang berlangsung di Medan, Sabtu (1/8) 2015 dengan tema “Nikmati Hidup dengan Otak Sehat” di Murni Teguh Memorial Hospita yang dihadiri sekitar 400 peserta. Perasaan gembira tergambar jelas dari wajah-wajah peserta gathering yang sudah menunggu acara ini sudah sejak lama.
“Di Medan komunitas Brain and Spine berjumlah 900 orang, dan kami datang untuk kembali bertemu dengan anngota komunitas, berbagi pengalaman, informasi dan rasa rindu terutama bagi mereka yang pernah menjalani operasi di Surabaya,” kata Ketua Umum Brain and Spine ,” Dr Lilih Dwi Priyanto.
Perasaan sendu dan haru juga hadir saat beberapa mantan penderita menceriterakan kembali saat-saat mereka menderita sakit dan mencari kesembuhan. “Saya tujuh tahun menderita muka merot (hemifacial spasm)” ungkap Helena, anggota komunitas asal Pekanbaru sambil terisak.
“Setelah sembuh timbul semangat hidup yang lebih dari sebelum sakit, paparnya. Beberapa peserta juga mengungkapkan hal yang sama. Ada yang mencari kesembuhan sampai Kanada belum menemukan kesembuhan, ada yang menunggu selama 15 tahun.Mereka terdiri dari berbagai macam profesi seperti penarik becak, pengusaha, dan pegawai negeri.
Selingkuh Saraf dan Pembuluh Darah
Selingkuh mengakibatkan keretakan dalam rumah tangga. itu jelas. Tetapi bagaimana jika perselingkuhan antar organ tubuh dalam hal ini saraf dan pembuluh darah di dalam batok kepala kita? Sama juga dengan selingkuh percintaan, selingkuh ini bisa membikin situasi gawat bagi penderitanya. Demikian dikemukakan dalam acara Gathering Brain and Spine Community yang diselenggarakan di Murni Teguh Memorial Hospital, Medan, Sabtu (1/8/2015)
Jika saraf dan pembuluh darah ini selingkuh, tidak ada nikmatnya, malah yang terjadi adalah keadaan yang dapat membuat malu pendeita dan sakit teramat sakit.
"Yang menyebabkan malu adalah jika pembuluh darah menekan saraf ketujuh, penderitanya akan mengalami wajah merot atau hemifacial spasme (Hfs)," demikian dr M Sofyanto SpBS dalam acara itu.
Selain muka merot, perselingkuhan itu juga dapat menyebabkan nyeri wajah. Jika wajah tersentuh sedikit saja rasanya akan sangat nyeri. Keadaan ini disebut dengan trigeminal neuralgia. "Pasien mengatakan kepada saya kalau lebih baik mukanya dicutter saja, dibanding harus merasakan serangan trigeminal ini." Penyakit ini akibat saraf kelima tertekan pembuluh darah atau disebut trigeminal neuralgia.
Penyelesaiannya bagaimana? "Melalui jalan operasi, meskipun dalam rongga kepala dan dekat otak kecil dipastikan operasi berjalan aman," paparnya.
Kalau ada yang mengatakan bahwa operasi semacam itu bahaya, itu dulu sekarang operasi tidak dilakukan dengan membuka batok kepala, tetapi cukup dengan lubang kecil atau key hole sekitar satu sentimeter saja."
Dalam acara itu juga tampil, dr Agus Chorul Anab SpBS--akrab dipanggil dokter Aca menjelaskan bahwa otak sehat selain nutrisi juga memerlukan latihan. Nah bentuk latihannya apa saja?
Ada beberapa, yaitu bergerak, latihan fisik, belajar bahasa asing, mempelajari hal-hal baru, melakukan kegiatan atau permainan yang memerlukan strategi. " Jadi kalau ibu-ibu beli ponsel lalu hanya dipakai SMS dan selfie saja, manfaatkan fitur yang lain, agar otak sehat," katanya
Dalam kesempatan itu dr Aca juga mengajak peserta menggerakkan anggauta badan melalui senam bersama peserta gathering yang membuat suasana jadi meriah. Dipandu anggota komunitas asal Pekanbaru, Helena mantan penderita Hfs, peserta semangat bergoyang diiringi lagu Eyes of Tiger.
Gathering Komunitas
Selama ini komunitas Brain and Spine sudah melakukan gathering di daerah mulai dari Jakarta, Surabaya, Bukit Tinggi, Denpasar, Mataram Lombok, Balikpapan, Pekanbaru, Palembang dan banyak kota besar di Indonesia hingga Hongkong.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/helena-saat-sakit_20150806_141547.jpg)