Pelecehan Seksual
Anugerah School : Kalau Diremas, Anak-anak Itu Pasti Teriak
Wison mengakui, M adalah kerabat tepatnya keponakan dari pemilik sekolah, Jane Mandagi.
Penulis: Miftah Faridl | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | SIDOARJO - Setelah lama menutup diri, akhirnya Anugerah School mau memberikan klarifikasi terkait dugaan pencabulan yang dialami siswanya.
Melalui Ketua Yayasan Dharma Sejahtera, Wison Jogiantoro, sekolah membantah semua tuduhan.
Wison mengatakan itu saat menerima kunjungan Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait, Senin (3/8/2015).
"Masalah ini hanya dibesar-besarkan. Kalau M itu salah, pasti sudah dipenjara," ujarnya.
Dia menampik semua tuduhan kekerasan seksual yang dilakukan M.
Wison mengakui, M adalah kerabat tepatnya keponakan dari pemilik sekolah, Jane Mandagi. Sehari-hari, M ditugasi mengawasi tenaga outsorcing di sekolah.
Dalam klarifikasinya, Wison lebih banyak mengajak Arist dan wartawan yang meliput bermain logika.
Misalnya, dia masih keukeuh tidak ada kekerasan seksual di sekolahnya karena tak pernah mendengar teriakan korban.
"Saya dan guru lain tidak pernah tahu anak (korban) berteriak minta tolong. Logikanya, kalau anak-anak ini diremas bagian terlarangnya oleh M, dia pasti berteriak. Ini kan tidak ada," dalih Wison. Mendengar itu, Arist memasang wajah serius.
Wison lantas mengajak Arist dan wartawan ke lokasi yang diduga sebagai tempat kejadian perkara (TKP).
Ada empat lokasi yang Wison tunjukkan. Lagi-lagi dia memakai logikanya untuk menjelaskan ke Arist.
Lokasi pertama adalah pohon trembesi di pinggir lapangan. Kemudian tangga, wastafel dan toilet.
Wison menegaskan, mustahil ada pelecehan seksual di empat lokasi itu karena bukan tempat tersembunyi.
"Logikanya kan kalau M ngerjain anak-anak ini jelas dilihat murid lain. Coba perhatikan. Tangga ini berhadapan langsung dengan kelas. Kan bisa dilihat dari dalam kelas," ujarnya.
Arist lantas meminta diantar ke toilet yang menjadi lokasi pencabulan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/0308anugerah-school2_20150803_152551.jpg)