Berita Madiun
Pola Tanam Sebar, Tekan Biaya Garap Lahan dan Hasil Panen Banyak
Saat ini, kata Muhtarom pola tanam sebar di wilayah Kabupaten Madiun sudah mencapai sekitar 200 hektar.
Penulis: Sudarmawan | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | MADIUN - Bupati Madiun, Muhtarom dan Komandan Kodim (Dandim) 0803 Madiun, Letkol Inf Rachman Fikri mencanangkan penanaman padi dengan model tanam sebar.
Hal ini demi efisiensi waktu, biaya garap lahan, sekaligus menjanjikan hasil yang melimpah demi mendukung program swasembada pangan tahun 2017 mendatang.
"Hasil panen yang melimpah ini terobosan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Madiun dengan inovasi pola tanam sebar," terang Bupati Madiun, Muhtarom didampingi Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Pemkab Madiun, Edi Bintarjo kepada SURYA.co.id, Minggu (2/8/2015).
Saat ini, kata Muhtarom pola tanam sebar di wilayah Kabupaten Madiun sudah mencapai sekitar 200 hektar.
Sedangkan di Jawa Timur sudah ada 12 kabupaten dan kota yang mengikuti pola tanam sebar yang dilaksanakan Gapoktan Desa Kaibon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun itu.
"Banyak yang mengikuti pola tanam sebar karena efisiensi waktu tanam hingga panen 10 sampai 15 hari, hemat biaya garap lahan antara Rp 300.000 sampai Rp 400.000 per kotak serta rata-rata hasilnya mencapai 8,5 ton per hektar," imbuhnya.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA