Tempo Doeloe

Peneliti Riwayat Jawa sejak 1970 asal Inggris Mampir di SURYA

Peter Carey, sejarawan asal Inggris yang mendalami sepak terjang Pangeran Dipanagara atau Diponegoro, mampir ke kantor Harian SURYA.

Peneliti Riwayat Jawa sejak 1970 asal Inggris Mampir di SURYA
wiwit purwanto
Peter Carey, sejarawan asal Inggris yang mendalami sepak terjang Pangeran Diponegoro atau Dipanagara saat di kantor Harian SURYA, Kamis (30/7/2015). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Peter Carey, sejarawan asal Inggris yang dikenal sebagai peneliti sepak terjang Pangeran Dipanagara atau Diponegoro, mampir ke kantor redaksi Harian SURYA di Surabaya, Kamis (30/7/2015).

Pria berusia 67 tahun yang memiliki nama lengkap Peter Brian Ramsey Carey ini berencana menelisik lebih jauh keterkaitan sejumlah pahlawan dan tokoh nasional yang berada di Surabaya dengan kehidupan Dipanagara.

“Salah satunya adalah Dr Soetomo, saya akan berkunjung ke makamnya nanti,” kata Peter.

Siapa dan sejauhmana keterkaitan Dr Soetomo dengan Pangeran Diponegoro ini, Peter enggan merinci lebih jauh, tapi sekilas ia mengatakan Dr Soetomo masih ada hubungan dengan Pangeran Dipanagara. "Ada kaitannya dengan keluarga Sentot,” tukasnya.

Dr Soetomo adalah pahlawan nasional yang makamnya di Jalan Bubutan, Surabaya. Ia pendiri majalah berbahasa Jawa, Panjebar Semangat, yang eksis hingga kini. 

Selain berkunjung ke makam Dr Soetomo, Peter berencana ke rumah peninggalan HOS Tokroaminoto di Jalan Peneleh, Surabaya dan makam WR Supratman di Jalan Kenjeran.

Peter juga akan menjadi narasumber pada seminar tentang kehidupan dan sejarah Pangeran Dipanagara di STKIP PGRI Sidoarjo, Jumat (31/7/2015).

Peter saat ini aktif mengajar sejarah di Universitas Indonesia, dan meneliti riwayat Jawa sejak 1970.

Menurutnya, penelitian dan sejarah adalah sebuah warisan bagi suatu bangsa agar tidak luntur.

“Bagi saya meneliti dan menulis tentang Pangeran Dipanagara sebagai warisan bagi bangsa Indonesia, agar sejarah itu tidak luntur,” kata pria yang lahir di Rangoon, Myanmar 30 April 1948 itu.

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved