Pemberantasan Narkoba
BNN Bentuk Satgas Antinarkoba di Sekolah, Kampung dan Pabrik
Satgas-satgas ini nantinya bisa menjadi konselor, tempat curhat, rujukan dan penyambung informasi dari lingkungan sekitarnya
Penulis: M Taufik | Editor: Yuli
SURYA.co.id | SURABAYA - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur mengakui keterbatasnnya. Tidak mungkin melakukan pencegahan dan pemberantasan peredaran narkoba sendiri, tanpa melibatkan instansi lain dan masyarakat.
Untuk itu, BNNP Jatim membuat sejumlah program pemberdayaan masyarakat. Yang sedang hangat sekarang ini adalah pembentukan Satgas Antinarkoba di sekolah, di kampung-kampung, dan Satgas Antinarkoba di lingkungan perusahaan atau pabrik.
"Satgas-satgas ini nantinya bisa menjadi konselor, tempat curhat, rujukan dan penyambung informasi dari lingkungan sekitarnya. Mereka yang lebih dekat dengan lingkungannya, sehingga lebih mudah. Kan masyarakat itu lebih mau bercerita ke orang dekatnya ketimbang langsung ke BNN," ungkap Destina Kawanti, Kasi Pemberdayaan Masyarakat BNNP Jatim, Selasa (28/7/2015).
Pembentukan Satgas Antinarkoba di sekolah, rencananya bakal mulai berjalan pertengahan Agustus nanti. Pada tahap awal, ditargetkan ada 10 sekolah di Surabaya dan 10 sekolah di daerah-daerah lain di Jawa Timur. "Kami sedang mempersiapkan SDM dan beberapa hal lain," imbuhnya.
Sementara untuk Satgas Antinarkoba di kelurahan atau desa, sudah dimulai. Saat ini, sudah terbentuk Satgas di Kelurahan Simo Mulyo, Surabaya. Satgasnya diambil dari karang taruna kelurahan setempat. Selain diberi materi-materi menjadi konselor, juga bakal ada fasilitas-fasilitas lain, termasuk posko dan sebagainya.
"Kami bersama satgas dari karang taruna Simo Mulyo sedang melakukan Maping. Diantaranya, mencari kegemaran atau kesukaan warga setempat untuk selanjutnya dibuatkan program dan kegiatan-kegiatan positif. Dengan kegiatan-kegiatan itu, warga akan sibuk melakukan hal-hal positif sehingga tidak ada waktu kosong yang berpotensi dimasuki oleh para pelaku narkoba," papar Destina.
Sementara untuk pembentukan Satgas di perusahaan atau pabrik, masih dalam tahap persiapan. Direncanakan, satgas dibentuk di perusahaan atau pabrik-pabrik yang rawan penyalahgunaan narkoba. Khususnya, di pabrik-pabrik besar di Surabaya dan di kawasan industri lain di Jawa Timur.
"Selain satgas antinarkoba, BNNP Jatim juga menggandeng komunitas-komunitas untuk mencegah peredaran narkoba. Mereka diwadahi dalam program Kawan BNN," lanjutnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/bnn-razia-mess-karaoke-di-madiun-5-cewek-pemandu-lagu-positif-narkoba_20150430_201509.jpg)