Insiden Tolikara
FKUB Madiun: Insiden Tolikara Picu Gangguan Keamanan Nasional
"Makanya, konflik itu harus segera ditangani dan diatasi," terang Ketua FKUB Kota Madiun, Muhammad Dahlan.
Penulis: Sudarmawan | Editor: Yuli
SURYA.co.id | MADIUN - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Madiun menilai insiden pembakaran masjid di Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua pada 17 Juli 2015 lalu dapat memicu gangguan keamanan nasional.
"Makanya, konflik itu harus segera ditangani dan diatasi," terang Ketua FKUB Kota Madiun, Muhammad Dahlan kepada Surya, Kamis (23/7/2015).
Dahlan menilai, kerukunan umat beragama itu faktor terpenting yang dapat mewujudkan terciptanya kerukunan nasional.
"Bagi kami, peristiwa dan insiden di Tolikara merupakan gangguan keamanan nasional yang harus segera dicari jalan keluarnya. Kalau tak segera diatasi bisa memicu konflik makin meluas serta memicu gejolak di masing-masing daerah dan wilayah," imbuhnya.
Oleh karenanya, pihaknya meminta aparat kepolisian segera mengusut tuntas perkara tersebut.
Muhammad Dahlan menyarankan adanya rekonsiliasi atau pemulihan hubungan untuk menyelesaikan perbedaan antar umat beragama di wilayah tersebut.
"Kami berharap insiden itu secepatnya ditangani dan dicegah serta harus diusut tuntas. Para pelaku harus ditindak tegas sekaligus dilaksanakan rekonsiliasi. Selain itu harus diwaspadai adanya provokator yang membawa permasalahan meluas ke wilayah lainnya," pungkasnya.