Berita Madiun
Bus Mira Terguling di Madiun, Sopir Kabur Saat Proses Evakuasi
Sopir bus yang tak diketahui identitasnya, hingga kini masih menjadi buron polisi.
Penulis: Sudarmawan | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | MADIUN - Kecelakaan maut Bus Mira bernomor polisi S 7210 US terjadi di Jalan Raya Madiun-Surabaya, Desa Bagi, Kecamatan/Kabupaten Madiun, Rabu (15/7/2015) dinihari.
Kecelakaan ini mengakibatkan seorang penumpang, Heri Wardoyo (60), warga Kediri meninggal dunia dan 37 penumpang lainnya mengalami luka berat dan ringan.
Sebanyak 23 korban luka dilarikan ke RSUP dr Soedono Madiun, di mana 18 penumpang rawat inap dan 5 lainnya mengalami luka ringan diperbolehkan rawat jalan.
Korban terluka lainnya dilarikan ke RSU Panti Bahagia (Santa Clara) sebanyak 9 orang penumpang terluka dan sisanya 5 penumpang terluka dilarikan ke RSUD Caruban, Kabupaten Madiun.
Diduga, kecelakaan ini akibat sopir ugal-ugalanketika hendak mendahului pikup di depannya.
Sopir bus tak bisa mengendalikan kemudi hingga oleng, terbalik dengan sebagian bodi bus belakang masih ada di parit pinggir jalan raya itu.
"Sejak keluar dan melanjutkan perjalanan dari Terminal Madiun menuju Surabaya sopir bus ugal-ugalan," terang Moh Muhlis (22), salah satu korban selamat kepada SURYA.co.id, Rabu (15/7/2015) di RSUD dr Soedono Madiun.
Sementara sopir bus yang tak diketahui identitasnya, hingga kini masih menjadi buron polisi.
Diduga, sopir berambut cat pirang itu melarikan diri, saat kecelakaan sebelum petugas medis dan polisi datang ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi para korban.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA