Barita Madiun

Bus Mira Terguling, 1 Tewas, 23 Luka-luka

"Kami usahakan penanganan maksimal kepada para korban yang terluka itu," pungkasnya.

Penulis: Sudarmawan | Editor: Yoni
surya/sudarmawan
Bus Mira bernopol S 7210 US terguling di jalan raya Madiun - Surabaya Desa Bagi, Kecamatan/Kabupaten Madiun, Rabu (15/7/2015) dinihari. 

SURYA.co.id| MADIUN - Tergulingnya Bus Mira bernopol S 7210 US di JL Raya Madiun - Surabaya, Desa Bagi, Kecamatan/Kabupaten Madiun menewaskans eorang aktivis, Heri Wardono (60) warga Kediri.

Korban diketahui Alumnus Fakultas Hukum, Universitas Jember (Unej) angkatan Tahun 1982.

Selain itu, data lainnya korban merupakan mantan Sekjen Presidium GMNI Konggres X Salatiga Tahun 1989 silam.

Korban diketahui meninggal dunia saat di lokasi kejadian.

Sedangkan 37 korban lainnya 23 dilarikan ke RSUP dr Soedono, RSU Panti Bahagia (Santa Clara) 9 penumpang, dan RSUD Caruban Kabupaten Madiun 5 penumpang.

"Saya kaget pas bus terguling. Karena hampir seluruh penumpang berusaha menyelamatkan diri masing-masing," ucap Sairi, penumpang yang dirawat di RSUP dr Soedono, Madiun.

Sementara Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUP dr Soedono Madiun, dr Moch Hafidin Ilham menegaskan korban yang dilarikan ke RSUP dr Soedono Madiun 23 orang.

Sebagian besar mengalami patah tulang. Rinciannya, 18 korban rawat inap, 5 rawat jalan dan seorang meninggal dunia yang dikirim ke kamar mayat RSUP dr Soedono Madiun itu.

"Kami usahakan penanganan maksimal kepada para korban yang terluka itu," pungkasnya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved