Sabtu, 25 April 2026

Pelecehan Seksual

Ini Harapan Orangtua Bocah SD Korban Pencabulan di Sidoarjo

Angie selalu berdoa agar para orang tua ini terbuka hatinya untuk mau menceritakan kasus yang menimpa anaknya kepada polisi.

Penulis: Miftah Faridl | Editor: Titis Jati Permata
surya/miftah faridl
SD Anugerah School yang diduga menjadi lokasi pencabulan terhadap sejumlah siswa di sana. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Perjuangan Angie (bukan nama sebenarnya) untuk mengungkap pelaku pencabulan terhadap anaknya, ditempuh dengan segala daya.

Ibu tiga anak itu bahkan bergerilya sendiri mencari orang tua yang anaknya juga menjadi korban pedofilia.

Dia awalnya merasa sendirian dalam mengungkap kasus ini.

"Saya hancur saat mendengar anak saya menjadi korban pencabulan. Orang tua mana yang bisa menerima kondisi ini? Apalagi pelakunya masih enak-enakan di saat jiwa anak saya terguncang," ujarnya, Selasa (14/7/2015).

Setelah menenangkan diri dan mengalihkan pikiran anaknya agar tidak depresi, Angie mencoba mencari orang tua korban lain.

Satu persatu wali murid itu dia hubungi. Dia tak segan bercerita bahwa anaknya korban pencabulan di sekolah.

"Saya BBM kenalan dan tanya apa betul anak mereka juga pernah dikerjai di sekolah. Ada yang mengakui pernah. Mereka bercerita apa yang dialami oleh anaknya di sekolah," ungkapnya.

Namun, semua takut mengungkapkan itu untuk membuka peristiwa yang sebenarnya.

Angie selalu berdoa agar para orang tua ini terbuka hatinya untuk mau menceritakan kasus yang menimpa anaknya kepada polisi.

"Masalah ini perlu empati dan hati yang kuat. Saya sadari kekhawatiran mereka. Tapi yang salah harus dihukum," ujar perempuan berkacamata itu.

Dia tidak ingin ada anak-anak lain yang menjadi korban. Pasalnya, pelaku masih bebas berkeliaran dan belum dihukum.

Angie mengaku sedih bila teringat apa yang nanti terjadi pada anaknya dan korban lain di masa datang.

Dia kecewa di saat seperti ini anaknya dituding berbohong. Dia juga seperti kehabisan akal karena dituntut untuk membuktikan pengakuan anaknya.

"Anak saya korban. Tapi jadi seperti tersangka karena dituduh berbohong. Ingat, korban tidak hanya anak saya saja," ujarnya lagi.

Diberitakan sebelumnya, dua orang tua melaporkan dugaan pencabulan yang menimpa anaknya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved