Peristiwa Surabaya
Mau Buang Hajat, Pria 24 Tahun Tewas Mengambang di Kalimas Surabaya
Franki pun kembali ke Kalimas untuk memastikan kondisi anaknya. Franki melihat anaknya sudah mengapung di sungai.
Penulis: Zainuddin | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | SURABAYA - Soegianto (24) ditemukan tewas mengapung di Kalimas di Jalan Kangean, Jumat (3/7/2015) oleh ayahnya, Franki (59).
Tidak ada tanda kekerasan di tubuh petugas kebersihan Pasar Keputran ini.
Kanit Reskrim Polsek Gubeng, AKP Made Wasa mengatakan Soegianto baru saja selesai membersihkan sampah di Pasar Keputran pukul 07.00 WIB.
Setelah itu, ia menuju menuju Kalimas. Sebelum sampai sungai, Soegianto bertemu dengan ayahnya, Franki.
"Soegianto mengatakan kepada ayahnya kalau mau cuci tangan ke Kalimas," kata Wasa, Jumat (3/7/2015).
Franki mulai curiga setelah 30 menit berlalu, ternyata anaknya tak kunjung kembali ke rumah.
Franki pun kembali ke Kalimas untuk memastikan kondisi anaknya. Namun, ia justru melihat anaknya sudah mengapung di sungai.
Wasa mengungkapkan, Soegianto mempunyai penyakit darah tinggi dan ayan. Diduga penyakitnya kambuh saat berada di sungai.
Untuk memastikan dugaan ini, petugas membawa jenazah Soegianto ke kamar mayat RSUD Dr Soetomo.
"Kami juga memeriksa saksi. Kami tidak menemukan tanda kekerasan di tubuhnya," tambahnya.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/1206mayat-ilustrasi_20150612_092957.jpg)