Barita Madiun

Tiga Bom Pesawat Gegerkan Warga Madiun

"Ini bom pesawat yang dijatuhkan. Karena tak ada sayapnya maka bukan mortir. Ini sudah dipastikan 3 petugas Denpal yang mengevakuasi," terang Danramil

Tiga Bom Pesawat Gegerkan Warga Madiun
surya/sudarmawan
DIEVAKUASI - Sebanyak 3 buah mortir jenis bom hasil peninggalan jaman agresi (perang) dunia II diamankan petugas Denpal Madiun paska dievakuasi dari lereng Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Nglongko, Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Rabu (01/07/2015). 

SURYA.co.id| MADIUN - PaCka berhasil dievakuasi 3 buah besi tua yang berukuran panjang 30 sentimeter, berdiameter 12 sentimeter dengan berat antara 15 - 20 kilogram dievakuasi petugas Denpal Madiun dari lereng tanah Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Nglogko, Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun bakal diamankan di Koramil Kebonsari.

Namun bisa dipastikan jika penemuan 3 buah besi yang awalnya dikira barang rongsokan itu adalah sejenis bom pesawat.

"Ini bom pesawat yang dijatuhkan. Karena tak ada sayapnya maka bukan mortir. Ini sudah dipastikan 3 petugas Denpal yang mengevakuasi," terang Danramil Kebonsari, Kapten (inf) Juari kepada Surya, Rabu (01/07/2015).

Kendati demikian, penemuan 3 bom di RT 19, RW 04, Dusun Nglongko, Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari itu dijatuhkan dari pesawat atau disimpan mantan para pejuang.

"Yang jelas ini masih aktif, kalau posisinya memang saling berhadapan dan berjajar," imbuhnya.

Rencananya, ketiga bom itu bakal diamankan di gudang.
Alasannya, disinyalir meski peninggalan perang dunia II akan tetapi masih aktif. Paska itu, bom peninggalan Tahun 1940an atau berusia sekitar 75 tahunan itu bakal dimusnahkan.

Sementara Kasidi (45) penemu bom itu awalnya hanya mengira pipa besi. Tapi paska didekati dan dirasa jenis bom akhirnya dilaporkan ke perangkat, babinsa, babinkamtibmas hingga ke Polsek dan Koramil Kebonsari.

"Awalnya memang saya kira pipa besi tua. Tak tahunya bom. Saya tak berani pegang karena ada moncong 2 yang keluar itu," ungkapnya.

Sementara usai dievakuasi ketiga bom itu oleh anggota Denpal Madiun, Karono, Marjono, dan Riza Muhsin seluruh garis polisi dilepas petugas Polsek Kabonsari.

"Kami mengamankan lokasi, karena bom peninggalan jaman agresi militer itu diduga masih aktif. Makanya dipasang police line hingga evakuasi dengan aman tadi," pungkas Kapolsek Kebonsari, AKP Sugeng ST.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Sudarmawan
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved