Sopir Bus Mogok, Ratusan Penumpang Telantar
Tayang:
Penulis: Cak Sur |
Suryalive | Jombang - Ratusan calon penumpang di Terminal Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur yang hendak melakukan perjalanan ke berbagai tujuan telantar, akibat para sopir Perusahaan Otobus (PO) Puspa Indah melakukan aksi mogok kerja, Jumat (21/11).
Aksi mogok itu dipicu oleh insiden pengeroyokan seorang sopir bus Puspa Indah oleh para pengemudi Mobil Penumpang Umum (MPU), beberapa waktu sebelumnya.
"Aksi ini sebagai salah satu bentuk solidaritas para sopir atas peristiwa pengeroyokan rekan kami oleh pengemudi MPU," kata Kasmuji, salah seorang sopir bus Puspa Indah.
Insiden pengeroyokan MPU jurusan Jombang-Pulorejo-Kandangan (JPK) itu, diduga akibat rebutan penumpang, karena antara bus dan MPU melewati jalur tersebut.
Sejumlah sopir MPU JPK tidak terima dan langsung melakukan penghadangan terhadap sopir bus Puspa Indah yang dianggap mengangkut penumpang jarak dekat.
"Kami tidak terima dengan perlakuan itu, karena sama-sama mencari nafkah. Makanya peristiwa ini kami sikapi dengan mogok kerja," kata Kasmuji menambahkan.
Ia meminta pihak terkait segera menyelesaikan persoalan itu, agar tidak semakin berlarut-larut. "Pemerintah harus turun tangan menyelesaikan masalah ini," katanya menegaskan.
Akibat aksi mogok itu, ratusan penumpang di Terminal Ngoro tak terangkut. "Sudah empat jam kami menunggu, tapi tak ada satu bus pun yang lewat sini," kata Ainun, salah satu penumpang tujuan Malang itu.
Para sopir mengakhiri aksi mogok kerja itu, setelah pihak manajemen PO Puspa Indah mendatangi mereka di Terminal Ngoro.
Pihak manajemen meminta para sopir bus segera melaporkan kekerasan yang menimpanya di jalanan kepada pihak kepolisian terdekat.
Selama ini, bus Puspa Indah beroperasi di jalur Kediri-Malang dan Jombang-Malang yang bersinggungan dengan jalur MPU JPK.
Sejak harga BBM naik yang berdampak penurunan jumlah penumpang, bus jurusan Kediri-Malang dan juruan Jombang-Malang itu terpaksa mengangkut para penumpang jarak dekat yang biasanya menumpang MPU JPK itu. ant KOMENTAR