Jumat, 15 Mei 2026

Saat Teman Si Kecil Usil, Ini Nasehat Yang Bisa Disampaikan Orangtua

Sarankan untuk menjauhi si pelaku agar anak tidak menjadi korban. Apalagi, bila temannya itu postur tubuhnya besar.

Tayang:
Penulis: Marta Nurfaidah | Editor: Titis Jati Permata
huffington post
Ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Anak-anak sering curhat kepada orangtuanya tentang semua polah teman-temannya.

Nah, saat ulah temannya itu mengganggu, apa yang sebaiknya yang disampaikan orangtua kepada anak-anaknya?

"Saat bermain dengan teman, anak mengalami proses pertukaran pendapat, kerja sama, dan kompetisi," ujar Yessyca Diana Gabrielle Theodorus, dosen Fakultas Psikologi Universitas Widya Mandala Surabaya.

Keterampilan sosialnya diasah bersama teman sebayanya itu. Namun, kondisi itu akan berubah ketika ada teman yang perilakunya tidak menyenangkan.

Polah itu bisa berupa suka memukul, mendorong, berbicara kasar, tidak sopan kepada orang yang lebih dewasa, atau merebut mainan.

Orangtua patut memberikan nasihat yang memberikan penjelasan kepada anaknya.

Selain itu, omongan yang tepat bakal membuat anak tetap mempunyai teman di luar rumah. Berikut tipsnya:

Berbicara Kasar
Bila anak kita yang menjadi korban maka sebaiknya orangtua :

- Berikan pengertian kepada anak, berbicara kasar tidak diperbolehkan dengan tujuan agar mereka tidak terpengaruh dan mengikuti perilaku negatif temannya itu.

- Jelaskan jika temannya tidak berniat buruk, namun mungkin saja hanya meniru kata-kata yang sering didengarnya dari televisi atau lingkungan sekitar.

- Ajarkan anak untuk menjadi ‘penolong’ teman dengan mengajari temannya itu untuk berkata sopan. Contoh: ‘terima kasih ya, kamu sudah mau bermain dengan saya’.

Bila anak berbicara kasar, maka respons orangtua :
- Genggam tangan anak, tatap matanya dan katakan dengan suara lembut bahwa kata-kata itu bukan kata yang baik dan tidak pantas diucapkan.

- Ketika anak memahami apa yang diucapkan itu salah, beri mereka pelukan. Katakan itu bukan kesalahannya sebab ia tidak tahu bahwa hal itu buruk.

Suka Memukul atau Mendorong
Bila anak kita yang menjadi korban maka sebaiknya orangtua :
- Berikan pengertian kepada anak, pada dasarnya semua teman baik dan tidak bermaksud memukul tetapi mungkin temannya tidak dapat mengukur kekuatan diri.

- Sarankan untuk menjauhi si pelaku agar anak tidak menjadi korban. Apalagi, bila temannya itu postur tubuhnya besar.

Halaman 1/2
Tags
anak-anak
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved