Barita Madiun
Proyek Pembangunan Masjid Agung Mejayan dan Pendopo Belum Dilelang
"Memang kedua paket itu, belum masuk tahap lelang karena dokumen lelangnya masih di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK)," tera
Penulis: Sudarmawan | Editor: Yoni
SURYA.co.id|MADIUN - Sebanyak 2 paket proyek besar yang rencananya bakal dilaksanakan dengan sistem multi years belum dilelang.
Buktinya, dari 157 paket kedua paket besar itu yakni proyek Pembangunan Masjid Agung Mejayan dan Pendopo Pemkab Madiun Baru di sekitar Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Madiun di Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun belum masuk dalam Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).
"Memang kedua paket itu, belum masuk tahap lelang karena dokumen lelangnya masih di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK)," terang Kabag Pembangunan Pemkab Madiun, Hari Pitojo kepada Surya, Minggu (28/06/2015).
Hari mensinyalir, proses lelang untuk kedua paket besar itu bakal dilaksanakan paska Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriyah.
Alasannya, kedua paket itu dikerjakan secara multiyears yang pekerjaannya tak harus diselesaikan Tahun 2015 ini.
Yakni dengan menyesuaikan waktu pengerjakan maka akan disesuaikan volume pekerjannya disesuaikan jadwal pekerjaan dan sisa waktu pekerjaan selama Tahun 2015 ini.
"Kalau proses lelang 155 paket lainnya kami targetkan rampung bulan ini. Jika target ini tak meleset maka hampir seluruh paket pekerjaan di tahun ini sudah bisa direalisasi sebelum masuk bulan depan meski pekerjaannya variatif. Prosesnya karena seluruhnya harus melengkapi berkas dan dokumen administrasinya secara benar," tegasnya.
Kendati demikian, Hari menjamin proses lelang dari seluruh paket pekerjaan proyek Tahun 2015 ini bakal berjalan lancar sesuai rencana. Buktinya, sampai saat ini tidak ada satu pun paket proyek yang mengalami gagal tender.
"Semua pekerjaan banyak peminat dan diincar pelaksana dan berjalan dengan baik," paparnya.
Sementara Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Y Ristu Nugroho mengakui proses penyusunan dokumen paket pekerjaan Masjid Agung dan Pendopo Pemkab Madiun memang membutuhkan waktu lebih lama.
Alasannya, dalam penyusunan Detail Engineering Design (DED) sempat mengalami perubahan.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA