DPRD Jatim

Para Kepala Dinas Tak Cakap Kelola Anggaran, Lengser Saja

#SURABAYA - Kepala Dinas Kehutanan dan dua SKPD lain di lingkungan Pemprov Jatim dinilai tak cakap dalam pengelolaan keuangan.

SURYA.co.id | SURABAYA - Kepala Dinas Kehutanan dan dua SKPD lain di lingkungan Pemprov Jatim dinilai tak cakap dalam pengelolaan keuangan. Setidaknya ketiganya masuk catatan dalam laporan tahunan BPK.

Mereka dinilai bermasalah dalam pengelolaan keuangan sehingga mempengaruhi Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK. Para SKPD itu masuk kategori Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

Anggota Panitia Kerja (Panja) DPRD Jatim untuk LHP BPK RI, Mochamad Fawaid, mengatakan bahwa itu adah rapor merah untuk SKPD.

"Kondisi merah ini sebagai masukan dalam panja nanti. Harus dicari penyebab sehingga manajemen keuangan di tiga lembaga dinas Pemprov Jatim tersebut bermasalah. Misalnya dalam hal belanja barang dan jasa. Termasuk kemungkinan adanya kerugian negara," kata Fawaid, anggota Komisi B, Kamis (24/6/2015).

Ketiga SKPD yang dinilai tak cakap itu adalah Biro Sumber Daya Alam (SDA), Biro Perekonomian, dan Dinas Kehutanan.

Ditegaskan politisi Partai Gerindra ini, dalam catatan Komisi yang membidangi perekonomian menemukan adanya persoalan pengelolaan keuangan di 3 SKPD tersebut.

Fawaid menilai bahwa ketiga SKPD itu program dan manajemennya buruk. Para kepala SKPD dinilai memang tidak mampu mengelola keuangan dan membuat laporan, maka Komisi dapat merekom Gubernur Jatim agar mengganti posisi kepala dinas sebagai pertangungjawaban.

"Kalau lainnya dianggap tidak layak, diganti saja," pungkasnya.

Yang paling disorot adalah Dinas Kejutanan. "Pak Gatot Soebektiono itu lama memimpin Dinas Kehutanan. Tapi tidak ada perubahan dan perkembangan daerah sekitar hutan yang sejahtera," kata Fawaid.

Belum ada konfirmasi dari Gatot Soebektiono atas desakan dewan tersebut. Sementara untuk Biro SDA, Fawaid meminta agar Kabiro, Lies Idawati tidak menyalahkan Kepala Biro sebelumnya, Agung Haryanto. 

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved