Kebun Binatang Surabaya
Wow, Akan Ada Mini Sea World di Kebun Binatang Surabaya
#SURABAYA - Renovasi akuarium air tawar dan air laut itu targetnya dikerjakan pada tahun 2015. Karena banyak kaca akuarium yang buram dan pecah.
Penulis: Magdalena Fransilia | Editor: Yuli
SURYA.co.id | SURABAYA - Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS) terus berbenah menyambut HUT ke 100 tahun yang jatuh pada Agustus 2016.
Kini kebun binatang yang secara efektif dikelola BUMD kota Surabaya sejak Juli 2013 itu mendapat bantuan dari tiga perusahaan pemberi Corporate Social Responsibility (CSR).
Dengan begitu, KBS akan menghadirkan akuarium baru dengan estimasi biaya renovasi hampir Rp 2 miliar. Penerapan sistem e-ticketing saat masuk KBS, dan penyediaan fasilitas aplikasi ‘Surabaya Zoo’ yang secara resmi dilaunching pada Rabu (17/6/2015).
Hal itu tertuang dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara KBS dengan tiga perusahaan pemberi CSR di lobby balai kota Pemkot Surabaya lantai 2, Rabu (17/6/2015).
Kerjasama PT Pelindo III sebagai BUMN memberikan dukungan perbaikan fasilitas sekaligus renovasi gedung akuarium, PT Indosat Tbk memfasilitasi materi pendidikan digital aplikasi ‘Surabaya Zoo’, sedangkan Bank Rakyat Indonesia (BRI) menginisiasi program e-ticketing.
Diakui Plt Dirut PDTS KBS Aschta Boestani Tajudin saat ini kondisi akuaruim KBS kurang baik, sebelumnya pada 2010 KBS juga pernah menerima bantuan Pelindo.
“Renovasi akuarium air tawar dan air laut itu targetnya dikerjakan pada tahun 2015. Karena banyak kaca akuarium yang buram dan pecah, filternya juga rusak. Secara estetika tidak memenuhi syarat,” kata Aschta.
Direktur Keuangan dan SDM PDTS KBS Fuad Hassan memaparkan rencana renovasi akuarium itu.
“Desainnya sudah jadi dan dikerjakan bersama PT Pelindo III, rencananya akan menyerupai mini seaworld. Informasi terakhir mereka sudah mengundang calon rekanan, jadi tinggal tunggu mekanisme pengadaan barang dan jasa,” ungkapnya ditemui usai acara.
Desain akuarium yang diperkirakan selesai dalam 6 bulan ini tak akan dirombak total, sebab bangunan itu masuk dalam cagar budaya. Perbaikan akan fokus pada pembenahan kaca akuarium yang pecah, perbaikan dinding dan renovasi interior.
Bantuan itu diterima dalam bentuk fisik, bukan uang senilai Rp 1,8 miliar. Gedung akuarium itu memiliki luasan 1500 meter persegi, yang mampu menampung ikan air tawar sebanyak 695 ekor, yang terdiri dari 6 suku, 13 famili, dan 29 spesies. Sedangkan ikan air laut sebanyak 44 ekor, terdiri dari 3 suku, 11 family, dan ada 18 species.
Sementara untuk e-ticketing yang digagas BRI, pengunjung nantinya bisa memilih tiket masuk KBS berupa smart card Brizzi atau berupa gelang, tujuannya mendukung program permerintah mewujudkan gerakan non tunai.
“Ini program baru yang dilaunching BRI di wahana satwa, BRI akan meninjau dan melakukan uji coba pada Kamis (18/6/15),” tambah Fuad.
Dilain pihak, Fuad Fachroeddin Group Corporate Communication PT Indosat Tbk mengatakan CSR ini dilakukan karena kesamaan misi.
“Konservasi tak lepas dari donasi sehingga disediakan menu aplikasi donasi mulai Rp 2.000 sampai Rp 50.000. Donasi itu bisa memilih untuk hewan apa. Aplikasi ini bisa langung didownload gratis lewat appstore” ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/desain-dari-pelindo-untuk-rencana-renovasi-akuarium-kbs_20150617_221625.jpg)