Lumpur Lapindo
Waspadai Modus Calo Ganti Rugi Korban Lumpur Lapindo
Tawaran itu dikirim melalui pesan singkat ke hanphone milik para warga korban lumpur Lapindo. Pelaku meminta dana pelicin sebagai balas jasa.
Penulis: Miftah Faridl | Editor: Yuli
SURYA.co.id | SIDOARJO - Tim teknis percepatan penyelesaian ganti rugi korban lumpur Lapindo dan Minarak Lapido Jaya masih bernegosiasi perihal dana talangan. Belum jelas pula apakah dana itu cair sesuai rencana yakni 26 Juni 2015.
Meski belum jelas, masih ada saja pihak yang terang-terangan menawarkan jasa percepatan pembayaran. Tawaran itu dikirim melalui pesan singkat ke hanphone milik para warga korban lumpur Lapindo. Pelaku meminta dana pelicin sebagai balas jasa.
Mahmuda, satu di antara warga korban lumpur yang mendapatkan kiriman SMS itu. Bunyi SMS itu adalah tawaran bila ingin mendapatkan ganti rugi lebih cepat ketimbang warga lain. Bila tanpa calo, warga akan mendapatkan uang paling akhir.
"Tentu ini kan meresahkan. Makanya saya buka saja ini ke media agar seluruh warga korban lumpur berhati-hati dan tidak mudah percaya dengan tawaran-tawaran yang menyesatkan," ujar mantan Kepala Desa Renokenongo itu, Rabu (17/6/2015).
Modus percaloan ini sebenarnya bukan hal baru bagi warga korban lumpur. Mahmuda menceritakan, saat pembayaran masih dilakuka. PT Minarak Lapindo Jaya, ada saja orang yang berperan sebagai calo menawarkan jasa percepatan pembayaran.
Para calo ini memasang tarif sampai 1 persen dari nilai ganti rugi yang diklaim. "Kalau ganti ruginya ratusan sampai miliaran Rupiah kan lumayan besar juga potongan untuk calo itu. Padahal itu cuma tipu-tipu orang tidak jelas," katanya tanpa mau menyebutkan pihak yang dia maksud.
Dia yakin modus ini murni penipuan. Pasalnya, ada saja warga korban lumpur yang terkecoh dengan menyetorkan sampai Rp 35 juta sebagai pelicin. Nyatanya, kata Mahmuda, ganti rugi tetap macet hingga sembilan tahun lamanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/mahmuda-mantan-kepala-desa-renokenongo-sidoarjo-lapindo-lumpur_20150617_204943.jpg)