Ramadan Mubarak
Pencurian Ternak Mengancam
Hasil kesepakatan warga dan Kades, masyarakatnya siap untuk mengaktifkan Poskamling dan Patroli sekitar wilayah Desa
Penulis: Wahjoe Harjanto | Editor: Wahjoe Harjanto
SURYA.CO.ID | PAMEKASAN - Maraknya pencurian ternak di wilayah utara Kabupaten Pamekasan, terutama di Desa Bindang, Kecamatan Pasean, sangat meresahkan warga.
Bahkan pengalaman buruk pernah menimpa Kades Bindang Niwar (49) yang harus kena sabetan celurit karena menyelesaikan masalah pencurian ternak (sapi).
"Saat ini adalah waktu yang rawan meningkatnya kejahatan pencurian ternak sapi. Warga pernah punya pengalaman kehilangan sapi karena dicuri, bahkan Klebun (Kades) kena celurit waktu mencoba menyelesaikan masalah. Kami tidak mau hal itu terulang lagi," ujar Saiful (45) warga Bindang.
Senin (15/6/2015), di kediaman Kades Bindeng Niwar, Babinsa Koramil 0826/13 Pasean, Desa Bindeng, Serda M Jafar melaksanakan Komsos bersama beberapa warga desa dan Kades membahas tentang pencegahan atau antisipasi pencurian ternak sapi di Desa Bindang.
"Pencurian (ternak sapi) harus dicegah karena hal ini akan merugikan warga. Harus ada kerjasama dan partisipasi aktif seluruh warga untuk saling bahu membahu bersama-sama menjaga keamanan desa," terang kata Serda M Jafar.
Hasil kesepakatan warga dan Kades, masyarakatnya siap untuk mengaktifkan Poskamling dan Patroli sekitar wilayah Desa. "Kami siap tingkatkan Pam Swakarsa dan patroli kampung demi keamanan desa" tegas Niwar mewakili warga.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pendam50_20150615_165216.jpg)