Kantor Pos dan Giro
Surabaya Kehabisan Stok Materai Rp 3.000 dan Rp 6.000
Dalam surat tertanggal 10 Juni 2015 yang ditujukan bagi seluruh pelanggan Pos itu tertulis stok materai Rp 3000 dan Rp 6000 untuk saat ini kosong.
Penulis: Magdalena Fransilia | Editor: Yuli
SURYA.co.id | SURABAYA - Ketersediaan meterai di kota Surabaya ludes. Hal ini diketahui dari lembar pengumuman yang tertempel di pojok-pojok sekitar gedung Kantor Pos Surabaya di Jalan Kebon Rojo.
Dalam surat tertanggal 10 Juni 2015 yang ditujukan bagi seluruh pelanggan Pos itu tertulis stok materai Rp 3000 dan Rp 6000 untuk saat ini kosong.
Sementara waktu pembelian materai dapat dilakukan di agen-agen kantor pos atau toko-toko lainnya yang menjual materai. Surat itu dikeluarkan oleh Wakil Bidang Pelayanan dan Pengoperasian Pos Surabaya Agus Aribowo.
Hal ini jelas memantik keluhan dari masyarakat yang membutuhkan materai, terutama perusahaan dalam jumlah banyak. Seperti Tukiman (33) yang mengaku kesulitan mencari materai Rp 6000 untuk keperluan kantor.
“Saya sudah dua hari mampir kantor pos Kebon Rojo tapi hasilnya sama saja, stok materai tidak tersedia. Padahal itu titipan kantor tempat istri saya kerja,” ungkap Tukiman, 12 Juni 2015.
Ia mengaku butuh 150 keping materai untuk keperluan transaksi perusahaan, dan masih belum ada pemberitahuan kapan stok materai tersedia kembali.
“Saya ke sini tiap pulang kantor jam 4 sore. Kemarin sudah, hari ini tadi niatnya telpon dulu tetapi tindak ada petugas kantor pos Surabaya yang mengangkat telpon. Jadi saya datang lagi,” papar pria yang berkantor di Rungkut itu.
Sementara itu, petugas keamanan kantor pos Surabaya Ari mengaku memang sudah ada puluhan orang per hari sejak Rabu (10/6/15) datang mencari meterai. “Kebanyakan mereka mengaku kecewa, malahan sebagian besar marah-marah pada kami. Mereka bilang masa kantor pos sebesar ini kehabisan stok meterai?” ungkap Ari menirukan pelanggan kantor pos.
Ia menjelaskan banyak masyarakat belum tahu kalau kantor pos kehabisan meterai karena stok dari pusat juga terlambat datang. “Biasanya jam-jam ramainya pencari meterai mulai pukul 09.00 sampai 11.00 WIB,” tambah Ari.
Namun sedikit berbeda dengan yang diungkapkan Antok (28) yang mengaku bisa mendapatkan meterai itu jika datang lebih awal. “Saya baru kemarin Kamis (11/6/15) pagi sekitar pukul 08.00 WIB bisa beli meterai kantor pos Kebon Rojo meskipun jumlahnya dibatasi. Saya tahu karena hampir tiap hari saya beli meterai kesini,” ujar Antok.
Menurutnya mungkin kantor pos Surabaya masih punya sedikit stok yang bisa dijual namun pemberitahuan yang dipasang sengaja mencantumkan kata-kata meterai sudah habis. “Mungkin ini strategi mereka agar tetap bisa memenuhi permintaan perusahaan yang sangat-sangat membutuhkan. Terutama pelabuhan butuh untuk perizinan,” tutur pria yang tinggal di Jemursari itu.
Memang Langka
Kelangkaan meterai di Surabaya dibenarkan Manager Pelayanan Surat dan Paket PT Pos Indonesia di kantor pos Surabaya Mico Hendra Saputra.
“Memang stok materai terutama yang Rp 6000 sudah habis sejak Rabu (10/6/15), kemudian kami keluarkan semua stok materai Rp 3000 sekitar 2000an keping dan langsung habis,” ujarnya saat ditemui Surya, Jumat (12/6/15).
Ia menjelaskan sejak Mei 2015 kantor pos Surabaya sudah mengirimkan permintaan ke PT Perum Peruri namun masih belum ada respon. Satu diantara penyebabnya karena ada keterlambatan cetak sehingga stok di pusat juga terbatas.Mico menghimbau agar masyarakat tak perlu khawatir, sebab mereka masih bisa mencari stok materai ke kios-kios atau agen toko lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/kantor-pos-surabaya-di-jalan-kebon-rojo_20150612_220846.jpg)