Berita Madiun

Serangan Hama Padi di Madiun Capai 315 Hektare

Bagi Najib, jika serangan hama itu prosentasenya melewati 50 persen bisa dikategorikan berat. Sedangkan masuk kategori puso jika lebih dari 90 persen.

Penulis: Sudarmawan | Editor: Parmin
surya/sudarmawan
Dandim dan Kadis Pertanian Kab Madiun mengecek hama padi di Desa Duren, Selasa (9/6/2015). 

SURYA.co.id | MADIUN - Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Pemkab Madiun mengakui serangan hama yang merusak tanaman padi mencapai 315 hektare. Rinciannya 250 hektare terserang hama sundep, 50 hektare hama tikus, dan 15 hektare hama wereng, termasuk di area pertanian Desa Duren, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun.

"Serangan itu, menyebar di wilayah Kecamatan Pilangkenceng, Wonoasri, Wungu, Balerejo, Madiun, Dolopo dan Kebonsari," terang Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Pemkab Madiun, Mochammad Najib, Selasa (09/06/2015).

Menurut Najib, serangan berbagai hama tanaman padi seluas itu, dianggap masih tergolong rendah. Alasannya, total luas lahan tanaman padi di musim tanam kedua ini mencapai 26.324 hektar. Apalagi, serangan itu dianggap masih masih di bawah 20 persen.

"Sebenarnya bisa ditangani karena skala serangannya masih kecil," imbuhnya di area persawahan Desa Duren.

Bagi Najib, jika serangan hama itu prosentasenya melewati 50 persen bisa dikategorikan berat. Sedangkan masuk kategori puso jika sudah lebih dari 90 persen.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved