Selasa, 28 April 2026

Polrestabes Surabaya

Lomba Masak Perwira Polrestabes, Masakan Gosong Pun Ludes

“Rasanya macam-macam. Ada yang terlalu asin, terlalu manis, sampai gosong,” kata Heri.

Penulis: Zainuddin | Editor: Yuli
zainuddin
Hasil masakan para perwira menengah (pamen) di jajaran Polrestabes Surabaya. Lomba ini untuk memeriahkan HUT Bhayangkara ke 69. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Wanita memasak sudah biasa. Bagaimana bila kaum pria yang memasak? Rasanya beraneka ragam. Itulah yang terlihat dalam lomba masak perwira menengah (pamen) di lingkungan Polrestabes Surabaya untuk memperingati HUT Bhayangkara ke-69 di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (5/6/2015).

Lomba ini diikuti seluruh kepala polsek (kapolsek), dan kepala satuan (kasat) di jajaran Polrestabes Surabaya. Kapolrestabes, Kombes Pol Yan Fitri Halimansyah, dan Wakapolrestabes, AKBP Nanang Mashudi pun ikut menjadi peserta.

Sebelum lomba dimulai, chef Heri Susanto demonstrasi memasak di hadapan peserta. Para peserta diminta mengamati bahan-bahan yang digunakan Heri untuk memasak ayam katsu dan ayam karage. Setelah demonstrasi selesai, peserta diminta menuju meja yang telah disiapkan.

Yan Fitri mendapat meja dengan nomor 1 di depan panggung. Bukannya menuju meja yang telah disiapkan, Yan Fitri malah memilih menuju meja nomor 9. Menanggapi pindahnya meja ini, peserta lain ada yang berkata, “Mungkin hokinya di nomor 9.”

Lomba dimulai setelah semua peserta siap di meja masing-masing. Setiap peserta diberi waktu sekitar 15 menit untuk memasak menu yang telah ditentukan. 15 menit berlalu, Heri diminta mencicipi seluruh hasil masakan peserta.

“Rasanya macam-macam. Ada yang terlalu asin, terlalu manis, sampai gosong,” kata Heri.
Heri menambahkan dalam lomba ini panitia menyiapkan beberapa bumbu. Bahkan bumbu yang tidak termasuk dalam menu pun disiapkan. Panitia ingin melihat kejelian peserta melihat demontrasi memasak.

Ternyata tidak semua peserta mengamati demonstrasi yang diperagakannya sebelum lomba. Terbukti ada peserta yang tetap menggunakan garam dan gula. Padahal dalam demonstrasi, Heri tidak menyentuh dua bahan itu.

“Lomba ini untuk melatih kejelian. Peserta yang jeli pasti tahu bumbu apa saja yang digunakan,” tambahnya.

Setelah selesai memberi penilaian, panitia mempersilahkan penonton mencicipi hasil masakah para perwira. Ternyata seluruh masakah ludes dilahap penonton. Bahkan masakan yang gosong pun habis tanpa sisa.

Wakapolrestabes, AKBP Nanang Mashudi ditetapkan sebagai juara dalam lomba memasak ini. Nanang yang memasak di meja nomor 2 ini mengoleksi 278 poin. Sedangkan Kapolrestebs, Kombes Pol Yan Fitri Halimansyah mengoleksi 276 poin.

“Saya memang masaknya sangat asin. Saya sangat senang masakan asin dan gurih,” kata Yan Fitri.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved