Berita Kab Madiun
Pengadaan Mebeler Kantor Bappeda dan BKD Pemkab Madiun Telan Rp 1,8 M
Namun berdasarkan kontraknya kemungkinan yang digunakan hanya Rp 1,6 miliar untuk pengadaan mebeler dua kantor baru itu.
Penulis: Sudarmawan | Editor: Parmin
SURYA.co.id | MADIUN - Pengadaan mebeler untuk dua unit bangunan kantor baru di lingkungan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Madiun di Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun menelan anggaran Rp 1,8 miliar.
Hingga kini, pengadaan mebeler untuk kantor baru Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Badan Kepegawaian Daerah Pendidikan dan Pelatihan (BKD dan Diklat) Pemkab Madiun itu, masih dalam proses lelang.
Akibatnya, dua unit bangunan yang rencananya ditempati Bappeda serta BKD dan Diklat itu hingga kini belum ditempati meski proyek 2 unit bangunan yanga menelan anggaran Rp 11 miliar lebih itu sudah selesai dikerjakan sejak akhir Tahun 2014 kemarin.
"Masih proses lelang mebelernya. Anggarannya dalam APBD Rp 1,8 miliar, tetapi karena ada penyesuaian harga tahun 2015 karena satuan harga tahun 2014 tak bisa digunakan untuk pengadaan tahun ini," terang Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab Madiun, Rori Priambodo, Rabu (3/6/2015).
Namun berdasarkan kontraknya kemungkinan yang digunakan hanya Rp 1,6 miliar untuk pengadaan mebeler dua kantor baru itu.
Rori merinci kebutuhan mebeler untuk kedua kantor baru itu di antaranya pengadaan meja dan kursi kerja bagi pejabat eselon dan staf, 2 unit almari besar dan almari arsip per bidang, meja dan kursi untuk kepala dan sekretaris, meja resepsionail 2 unit, meja dan kursi komputer, Rak Arsip BKD berisi 12.000 panel untuk sekitar 10.000 Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta sejumlah kebutuhan mebeler lainnya.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA