Jumat, 10 April 2026

Inflasi Jatim Tertinggi dalam Tujuh Tahun Terakhir

Dari Januari hingga April, rata-rata inflasi Jatim lebih tinggi ketimbang nasional.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Wahjoe Harjanto

SURYA.CO.ID | SURABAYA - Bulan Mei 2015, Jawa Timur (Jatim) mengalami inflasi sebesar 0,41. Meski lebih rendah dari inflasi nasional sebesar 0,5 persen, inflasi Jatim itu menjadi yang tertinggi pada Bulan Mei selama tujuh tahun terakhir.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim M Sairi Hasbillah menyebutkan, di seluruh kota, Indeks Harga Konsumen (IHK) mengalami inflasi. Banyuwangi menjadi penyumbang terbasar dengan 0,55 persen dan terendah Kota Kediri dengan 0,21 persen.

"Dari segi kelompok pengeluaran, seluruhnya juga mengalami inflasi. Yang terbesar kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,73 persen. Yang paling rendah kelompok kesehatan. Inflasinya 0,14 persen," kata Sairi, Senin (1/6/2015).

Akibat inflasi bulan ini, inflasi kumulatif 2015 Jatim dari Januari hingga Mei mencapai 0,78 persen. Dibanding nasional sebesar 0,42 persen, inflasi kalender tahunan Jatim masih jauh lebih tinggi.

Sairi menambahkan, hal itu terjadi karena dari Januari hingga April, rata-rata inflasi Jatim lebih tinggi ketimbang nasional. "Kita juga pernah deflasi tahun ini. Meski kecil, itu membantu menahan inflasi tahunan," pungkasnya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved