Senin, 13 April 2026

Taman Harmoni Surabaya

Dana Rp 3 Miliar untuk Sulap Tempat Sampah Jadi Taman Bunga

#SURABAYA - Lahan TPA seluas 63 hektar itu dijadikan taman bunga yang luasnya sekitar 4,5 hektar.

Penulis: Magdalena Fransilia | Editor: Yuli
magdalena fransilia
Taman Harmoni, bekas tempat pembuangan sampah yang disulap menjadi taman bunga di Keputih, Sukolilo, Surabaya Timur. 

SURYA.co.id | SUABAYA - Proses perluasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) terus dilakukan oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) kota Surabaya dalam rangka menata kota dan memperbaiki kualitas udara.

Untuk itulah eks Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berlokasi di daerah Keputih, Sukolilo kawasan Surabaya Timur disulap menjadi taman bunga.

Lahan TPA seluas 63 hektar itu, dijadikan taman bunga yang luasnya sekitar 4,5 hektar. Angka itu akan terus diperluas untuk mewujudkan RTH yang indah, memanjakan warga Surabaya dan pastinya menjadi tempat wisata bunga yang sejuk dipandang mata.

Taman bunga yang dinamai taman Harmoni itu dihiasi dengan 70 jenis tanaman, 38 jenis pohon dan 32 jenis semak atau perdu. Jenis semak ini merupakan tanaman yang berbuga nyata. Dari sekitar tiga puluhan pohon ada beberapa pohon yang menjadi unggulan, seperti Jakaranda, bunga lampion, bunga ratu, nyamplung, canon ball tree, golden penda dan pohon api.

“Beberapa jenis tanaman itu tergolong langka sehingga kami yakin taman harmoni akan menyedot perhatian masyarkat,” ungkap kepala DKP Surabaya Khalid Buchari saat dihubungi Surya (25/5/15).

Sesungguhnya pengerjaan RTH ini sudah dilakukan sejak 2012. Tahapan awal dimulai saat pembangunan taman didekat terminal dengan anggaran mencapai Rp 220 juta, dana pembangunan ini berasal dari hibah Kementerian Lingkungan Hidup.

Kemudian tahap selanjutnya konsen pada pembangunan taman di bekas TPA Keputih Sukolilo. Pembangunan taman ini mendapat hibah dari Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Negara Indonesia (BNI) sebesar Rp 3 miliar untuk membuat taman bunga seluas 4,8 hektar pada Juni 2015.

Sementara itu APBD yang sudah dikeluarkan untuk taman di Keputih ini mencapai Rp 1,5 miliar. “Kami menargetkan taman bunga ini akan selesai pada akhir 2015, karena sekarang masih tahap kedua,” tambah Khalid.
RTH akan terus dikembangkan mengingat Surabaya yang begitu padat kendaraan dan penduduknya butuh ligkungan hijau. Sejauh ini total RTH di Surabaya mencapai 20, 34 persen,” tambah Khalid.

Dilain kesempatan, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan jika taman Harmoni ini akan jadi percontohan taman bunga lain di kota Surabaya. “Nantinya taman itu diisi tanaman mancanegara. Ada sakura, melati Jepang, pagoda putih dan masih banyak lagi. Baru kali ini taman benar-benar dikonsep bertema bunga,” kata Risma.

Menurutnya semua jenis tanaman akan ditanam disana baik lokal maupun mancanegara, sehingga diharapkan bisa menjadi taman internasional. Hal ini untuk membuktikan semua bunga bisa tumbuh di daerah panas seperti Surabaya. Apalagi taman bekas pembuangan sampah ini dipastikan penuh dengan metana sehingga cocok untuk media tanam berbagai bunga.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved