Terminal Purabaya

Terminal Purabaya Jadi Tempat Transit Arus Balik

#SURABAYA - Terminal Purabaya memang tampak lebih ramai pada hari Minggu (17/5/2015). Libur akhir pekan yang panjang.

Penulis: Satria Akbar Sigit | Editor: Yuli
satria akbar sigit
Suasana Terminal Purabaya Surabaya di Bungurasih, Waru, Sidoarjo, 17 Mei 2015 malam. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Puluhan bus antarkota terlihat silih berganti berdatangan ke Terminal Purabaya untuk menurunkan penumpang yang penuh sesak di dalamnya. Kerumunan orang mengalir dari dalam bus, dan terurai ke berbagai penjuru begitu kaki mereka menyentuh aspal.

Terminal Purabaya memang tampak lebih ramai pada hari Minggu (17/5/2015). Libur akhir pekan panjang, sejak hari Kamis (14/5/2015) hingga Minggu, dimanfaatkan oleh para pekerja yang mencari nafkah di luar kota untuk kembali ke kampung halamannya.

Setelah libur akhir pekan panjang usai, para pekerja pun harus kembali ke kota tempat ia bekerja. Dampaknya, Terminal Purabaya dipenuhi oleh mereka yang berniat kembali ke kota-kota tempat mereka bekerja di hari terakhir liburan panjang itu.

Seorang di antaranya adalah Anom Taryono, seorang pekerja di sebuah pabrik di Cirebon. “Saya baru dari rumah istri saya di Jember. Ini mau balik ke Cirebon, tapi istirahat dulu di sini sebentar,” ujarnya.

Anom memang hanya transit di Terminal Purabaya sebelum menuju ke kota lainnya. “Soalnya tidak ada bus dari Jember ke Cirebon langsung,” katanya. Akhirnya, Anom memilih untuk mengambil bus jurusan Jember-Sidoarjo, lalu melanjutkan perjalanannya dengan bus antar kota jurusan Sidoarjo-Cirebon.

Terminal Purabaya memang menjadi jujukan para pekerja yang kembali dari kampung halamannya. Sebab, terminal ini memilki jaringan bus yang sangat luas dan mencakup hampir semua daerah di Pulau Jawa, Bali, dan Madura. Bahkan, terminal ini disebut-sebut sebagai terminal terbesar di Indonesia.

Karenanya, banyak penumpang dari seluruh daerah di Jawa Timur berangkat dari kota asal mereka dan mendarat di terminal ini dulu. Penumpang kemudian melanjutkan perjalanannya dengan bus antar kota yang ada di Terminal Purabaya.

“Jumlah penumpang transit hari ini bahkan melebihi jumlah penumpang yang memang turun di terminal ini,” terang Nugroho, seorang petugas Dinas Perhubungan yang berada di lapangan. “Keramaian seperti ini sudah berlangsung sejak pukul 15.00 lalu,” tambahnya.

Ia menerangkan, para penumpang transit itu, sebagian besar adalah orang-orang yang akan kembali dari kampung halamannya ke Jakarta dan Bali. “Sejak tadi sore, bus jurusan kedua kota itu tidak pernah berhenti berputar. Apalagi untuk bus jurusan Jakarta,” kata Nugroho.

Menurut pengamatan, bus jurusan Jakarta memang sangat banyak peminatnya. Para penumpang yang berniat pergi ke Jakarta terlihat berjubel di depan pintu bus sejak pintu dibuka. Dalam sekejap, bus pun dipenuhi oleh penumpang.

Bus yang telah diisi penuh kemudian segera berangkat dari terminal, meninggalkan sejumlah armada lain yang mengantre di belakangnya. Setelah bus di depannya pergi, bus yang berada di antrean belakangnya mengisi tempat yang ditinggalkannya.

Kembali, para penumpang berdatangan dari segala penjuru dan mendadak berjubel di depan pintu bus itu lagi. Pemandangan seperti ini terjadi berulang kali, tidak tampak adanya bus yang kekurangan penumpang, atau penumpang jurusan Jakarta yang menunggu kedatangan busnya. Perputaran ini terjadi cukup cepat, sekitar sepuluh menit sekali putaran.

Nugroho yang memantau keadaan dari CCTV di kantornya, tidak memungkiri jika keramaian di terminal itu adalah dampak dari liburan panjang yang dimulai sejak hari Kamis. “Memang setiap kali ada libur panjang, suasana terminal akan ramai seperti ini di hari terakhir. Soalnya, arus balik itu biasanya terpusat di detik-detik terakhir liburan,” tuturnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved