Berita Kab Madiun
Anggota TNI yang Gantung Diri Diduga Depresi
"Korban memang depresi. Sejak 2,5 bulan terakhir mengajukan cuti dari kesatuannya untuk menjalani proses pengobatan."
Penulis: Sudarmawan | Editor: Parmin
SURYA.co.id | MADIUN - Anggota Kodim 0501 Jakarta Pusat, Serma Susanto Widayat (35) yang mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di blandar depan kamar rumahnya saat sendirian.
Istri dan kedua anak korban sedang berada di luar rumah. Istri korban sedang bekerja dan anak korban berada di rumah tetangganya untuk bermain.
"Korban gantung menggunakan ikat pinggang yang diikatkan di ventilasi pintu kamar rumahnya. Saat itu istri korban sedang bekerja," terang Kapolres Madiun AKBP Denny Setya Nugraha Nasution, Sabtu (16/05/2015).
Saat ditemukan oleh anak pertamanya, kata mantan Kapolres Trenggalek, warga Perumahan Alam Mutiara Desa Ngepeh, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun ini sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
Ikat pinggang yang digunakan gantung diri bahkan sempat melar hingga membuat tubuh korban menjuntai ke tanah.
"Korban memang depresi. Sejak 2,5 bulan terakhir mengajukan cuti dari kesatuannya untuk menjalani proses pengobatan. Selama ini, korban sudah beberapa tahun harus mengonsumsi obat sesuai petunjuk dokter," imbuhnya.
Jenazah korban dibawa ke kamar mayat RSUD Caruban, Kabupaten Madiun untuk mengetahui pasti penyebab kematian korban.
"Untuk kesimpulan masih menunggu hasil otopsi dari tim dokter rumah sakit," pungkasnya.
Seorang anggota TNI yang bertugas di Kodim 0501 Jakarta Pusat, Serma Susanto Widayat mengakhiri hidupnya dengan cara tragis, Jumat malam (15/05/2015).
Diduga, pria berusia 35 tahun ini, tewas gantung diri di kamar rumahnya lantaran mengalami depresi.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA