Rabu, 6 Mei 2026

Komunitas Seniman Mural

Hiasi Tembok Kota Kediri dengan Goresan Seni

Ada cara unik yang dilakukan para seniman Kota Kediri dalam mengkritisi kebijakan pemerintah. Salah satu membuat lukisan mural dan grafiti.

Tayang:
Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Parmin
surya/didik mashudi
Kreatif - Seniman mural Kota Kediri kritisi pendidikan melalui lukisan di tembok kota. 

SURYA.co.id | KEDIRI - Ada cara unik yang dilakukan para seniman Kota Kediri dalam mengkritisi kebijakan pemerintah. Salah satu membuat lukisan mural dan grafiti di sejumlah tembok yang ada di tepi jalan.

Warga Kota Kediri semakin banyak menyaksikan goresan para seniman mural dan grafiti yang dituangkan di tembok sebagai kanvasnya.

Tembok yang semula berwarna kusam dan lusuh kini penuh dengan lukisan dan goresan seni yang penuh makna. Goresan seni ini ulah para anak-anak muda kreatif di Kota Kediri.
Para remaja dan pemuda yang tergabung dalam sejumlah komunitas seni mural itu menuangkan ide-ide kreatifnya di tembok-tembok kota.

Tema yang diangkat di setiap lukisan mural juga bervariasi. Seperti lukisan mural dan grafiti yang ada di Jl Letjen Suprapto dan Jl Slamet Riyadi, Kota Kediri menyoroti soal pendidikan.

Selain tematik dan kritis, juga ada lukisan yang bertema umum untuk sekadar menuangkan ide seniman. Sementara terkait soal pendidikan, anak-anak muda ini meminta pendidikan tidak diperjual belikan, tapi harus diperjuangkan.

Tema pendidikan dipilih karena bulan ini baru diperingati Hardiknas.

"Kami tidak hanya sekedar melakukan corat-coret di tembok, tapi ada makna yang hendak kami ungkapkan," ungkap Deni, salah satu pegiat seni mural.

Karena gambar yang dituangkan di tembok ditujukan kepada pemerintah agar lebih memperhatikan berbagai masalah yang ada di pendidikan.

"Pendidikan jangan diperjualbelikan, namun harus perjuangkan," tandasnya.

Untuk itu kata Deni, para senimal mural mengajak masyarakat di Kediri untuk ikut memperjuangkan pendidikan supaya lebih maju lagi.

Sementara Dyah Purnawati (40) seniman lukis yang ikut memberikan suport anak-anak muda membuat mural di tembok berharap pemerintah daerah untuk lebih mengakomodasi kreatifitas para seniman di Kota Kediri.

"Kami tidak menyangka jika komunitas mural di Kota Kediri anggotanya sudah sangat banyak. Diharapkan keatifitas anak-anak muda yang positif ini mendapatkan suport dari berbagai pihak," tandasnya.

Sebagian seniman mural ini merupakan murid yang pernah diasuh Dyah yang menjadi guru seni di SMA Pawyatan Dhaha dan SMAN 4 Kota Kediri.

"Sebagian masih pelajar, namun banyak yang sudah kuliah," tambahnya.

Terkait ungkapan kritis yang dituangkan melalui lukisan di tembok bersifat membangun dunia pendidikan yang lebih baik.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved