Ratusan Koperasi di Nganjuk Mati Suri
"Memang ada ratusan koperasi yang tinggal papan nama. Ini menjadi PR (pekerjaan rumah) bagi kami untuk melakukan revitalisasi supaya hidup lagi," ungk
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Yoni
SURYA.co.id| KEDIRI - Ratusan koperasi di Kabupaten Nganjuk banyak yang mati suri.
Dari 935 koperasi, hanya 617 yang masih aktif melaksanakan kegiatan.
"Memang ada ratusan koperasi yang tinggal papan nama. Ini menjadi PR (pekerjaan rumah) bagi kami untuk melakukan revitalisasi supaya hidup lagi," ungkap Kepala Dinas Koperindag Nganjuk Dra RR Heni Rochtanti,MM kepada Surya, Kamis (7/5/2015).
Dijelaskan Heni, jika tidak berhasil direvitalisasi lagi, ratusan koperasi yang sudah tidak ada aktivitasnya itu bakal dibubarkan. Namun prosedur pembubaran itu menjadi pilihan paling akhir.
Salah satu upaya revitalisasi itu dilakukan dengan perubahan AD/ART serta nama baru. Sedangkan bantuan modal baru diberikan jika usaha yang dilakukan sudah mulai berjalan lagi.
Kondisi yang tidak jauh berbeda juga dialami puluhan koperasi wanita (kopwan) di Nganjuk. Meski pengurusnya telah dibentuk, namun kegiatan kopwan tidak ada.
Data di Kantor Koperindag Kabupaten Nganjuk tercatat 284 kopwan yang tersebar di setiap desa.
Namun hanya sekitar 75 - 80 persen yang masih eksis. Sedangkan 20 persen atau sekitar 56 kopwan lainnya kondisinya mati suri.
"Karena tidak ada kegiatan, posisinya kopwan itu seperti hidup segan mati tak mau," jelas Heni Rochtanti.
Kopwan di Kabupaten Nganjuk dibentuk secara bertahap mulai 2009 sebanyak 125 kopwan.
Pada 2010 dibentuk lagi 142 kopwan dan 2011 bertambah lagi 17 kopwan.
Sementara untuk menghidupkan lagi koperasi, bakal dibuat proyek percontohan rintisan warung desa (Wada).
Tahap pertama ada 5 koperasi yang ditunjuk masing-masing KUD Sumber Pangan, Koperasi An Nisa, KUD Kertosono, KUD Bangun dan KUD Sukomoro.
Wada bekerja sama dengan pihak ketiga yang memberikan bantuan modal. Supaya menarik, etalase wada bakal dibuat seperti minimarket.
"Jika berhasil, kegiatan serupa dikembangkan pada koperasi lainnya," tambahnya.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA
