Berita Madiun

Hujan Deras, Atap Pasar Nglames Ambruk

"Semua pedagang berharap Pasar Nglames ini direhab. Bangunannya sudah berusia hampir 20 tahun, tapi tak pernah dipugar atau direhab sama sekali,"

Penulis: Sudarmawan | Editor: Rahadian Bagus Priambodo
surya/sudarmawan
Atap Pasar Nglames di Desa Nglames, Kecamatan/Kabupaten ambruk diterjang hujan, Sabtu (25/04/2015). 

SURYA.CO.ID, MADIUN - Sejumlah bangunan kios dan los di yang ada di Pasar Nglames, Desa Nglames, Kecamatan/Kabupaten Madiun ambruk total. Bangunan tua berusia 17 tahun itu tak mampu menahan terjangan hujan selama berjam-jam, Sabtu (25/04/2015).

Bangunan kios dan los yang ambruk ditempati 6 orang pedang. "Hujannya memang tidak terlalu deras, tetapi karena bangunan kayu atapnya sudah lapuk makanya ambruk. Sejak dibangun 16 sampai 17 tahun lalu belum pernah direhab Pemkab Madiun," terang Suryatini seorang pedagang.

Beruntung saat bangunan atap itu ambruk semua, kata perempuan yang akrab dipanggil Tini ini tidak ada pedagang maupun pembeli yang berada di lokasi. Saat iyu hanya ada sejumlah pedagang yang baru menurunkan barang dagangannya berupa ketela di sekitar lokasi kejadian.

"Kami tetap berjualan di samping dan belakang bangunan yang ambruk. Kalau tak berjualan kasihan pedagang, sebab kami hanya mengandalkan berjualan di pasar ini," imbuhnya.

Kini, para pedagang hanya berharap bangunan yang ambruk itu segera diperbaiki. Termasuk sejumlah los dan kios yang kondisinya juga sudah tua.

"Semua pedagang berharap Pasar Nglames ini direhab. Bangunannya sudah berusia hampir 20 tahun, tapi tak pernah dipugar atau direhab sama sekali," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Industri, Perdagangan dan Pariwisata (Dikoperindagpar) Pemkab Madiun, Budi Tjahyono mengakui jika kondisi bangunan Pasar Nglames berusia tua.

Menurutnya, sebelum bangunan ambruk, Pemkab Madiun sudah menganggarkan biaya rehabilitasi dan perbaikan pasar tradisional itu dari Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp 1,9 miliar.

Rencananya pembangunan itu akan segera dilaksanakan tahun ini dan sudah disosialisasikan ke para pedagang.

Dikatakannya, saat ini total jumlah pedagang di Pasar Nglames mencapai 50 orang. Namun, bila ditambah pedagang dari luar daerah yang ikut berjualan di Pasar Nglames total keseluruhan mencapai sekitar 75 orang pedagang.

"Kami memastikan seluruh pedagang sudah dapat kembali berjualan di sekitar lokasi bangunan yang ambruk itu. Untuk sementara tak masalah yang penting aktivitas jual beli berjalan normal," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved