Pisah Kenal Kapolres Ponorogo

Tinggalkan Ponorogo, AKBP Iwan Siapkan 16 Calon Tersangka Korupsi

"Khusus 5 tersangka sudah kami limpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo. Untuk namanya saya tak hafal," kata AKBP Iwan Kurniawan.

Penulis: Sudarmawan | Editor: Parmin
surya/sudarmawan
PISAH SAMBUT - AKBP Iwan Kurniawan didampingi istri melewati barisan pedang pora yang melepas dirinya dalam acara pisah sambut di Mapolres Ponorogo, Jumat (17/04/2015). 

SURYA.co.id | PONOROGO - Sebelum meninggalkan Polres Ponorogo, diam-diam AKBP Iwan Kurniawan menyiapkan 16 calon tersangka proyek pembangunan RSUD dr Harjono, Kabupaten Ponorogo.

Dari 16 calon tersangka itu, lima di antaranya sudah masuk dalam tahap Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP).

Perwira mantan Kapolres Ponorogo itu bakal menempati jabatan baru sebagai Wadirkrimsus Polda Metro Jaya.

"Khusus 5 tersangka sudah kami limpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo. Untuk namanya saya tak hafal. Belasan calon tersangka lain sudah kami jelaskan ke pengganti saya (AKBP Ricky Purnama)," terangnya di sela acara pisah kenal di Mapolres Ponorogo, Jumat (17/04/2015).

Iwan menyatakan korupsi pembangunan RSUD Ponorogo menelan dana APBN Rp 40 miliar dan APBD Rp 118 miliar terdapat kerugian negara sekitar Rp 3,5 miliar.

Dia menambahkan, pihaknya juga sudah menyampaikan masalah lainnya ke Kapolres Ponorogo baru yakni termasuk masalah bidang operasional hingga penaganan kasus -kasus lain serta menjelang pelaksanaan Pilkada akhir tahun 2015.

"Saya yakin dalam kepemimpinannya beliau (AKBP Ricky Purnama) di Ponorogo akan lebih baik," imbuhnya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved