Selasa, 28 April 2026

Operasi Tangkap Tangan KPK

Anggota DPR Itu Ditangkap Tangan KPK Saat Kongres PDIP

Dalam OTT tersebut, diduga anggota Dewan itu berusaha menyuap anggota PN Jaksel sebesar 40.000 dollar AS.

SURYA.co.id | SANUR - Politisi PDI Perjuangan Eva Sundari membenarkan kadernya ditangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (9/4/2015) malam.

Ia mengatakan, kader tersebut berasal dari Maluku.

"Benar (kader PDI-P) dari Maluku," ujar Eva, Jumat (10/4/2015) dini hari.

OTT dilakukan pada saat Kongres PDI-P di Bali dilakukan. Eva mengaku hanya satu kadernya yang ditangkap oleh KPK.

Padahal, berdasarkan informasi yang dihimpun, objek tangkap tangan KPK di Kongres PDI-P lebih dari satu orang.

Saat dikonfirmasi, pimpinan sementara KPK Johan Budi tidak membenarkan mau pun membantah adanya operasi tangkap tangan tersebut.

"Nanti akan dijelaskan setelah semuanya," ujar Johan.

Namun, Johan enggan menjelaskan lebih lanjut mengenai operasi tersebut.

Hingga saat ini, belum ada pernyataam resmi dari pihak KPK terkait operasi tangkap tangan tersebut.

Menurut sumber Kompas.com, OTT dilakukan di sebuah hotel di Sanur, Bali.

Disebutkan, OTT tersebut diduga menangkap seorang anggota Dewan, ada juga seorang perwakilan dari PN Jakarta Selatan.

Dalam OTT tersebut, diduga anggota Dewan itu berusaha menyuap anggota PN Jaksel sebesar 40.000 dollar AS. (Ambaranie Nadia KM)

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved