Rabu, 22 April 2026

Eksklusif Banjir Sidoarjo

Minim Resapan, Ubah Lahan Produktif Jadi Perumahan dan Industri

Lahan hijau atau yang disebut Lahan Pertanian dan Pangan Berkelanjutan (LP2B) itu sebenarnya sudah ditetapkan Pemprov Jatim.

antara/aloysius jarot nugroho
Ilustrasi petani membersihkan tanaman pengganggu di sawah. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Hingga saat ini, belum ada kebijakan yang bisa mengendalikan dan mengontrol pengembangan kawasan perumahan dan industri.

Pasalnya, kawasan itu mengubah fungsi lahan resapan. Malahan, ada rencana untuk mengubah lahan pertanian yang tersisa menjadi kawasan perumahan dan industri.

Rencana ini tengah digodok dalam Pansus IV DPRD Sidoarjo yang membahas Raperda Rencana Detail Tata Ruang Kawasan (RDTRK) Sidoarjo.

Lahan terbuka hijau yang difungsikan sebagai pertanian itu kini hanya tersisa 12.205 hektar.

Sebagian besar lahan itu milik warga, sehingga sewaktu-waktu bisa beralih tangan ke pebisnis dan diubah peruntukanya. Bila ini terjadi, maka semakin minim area resapan.

Lahan hijau atau yang disebut Lahan Pertanian dan Pangan Berkelanjutan (LP2B) itu sebenarnya sudah ditetapkan Pemprov Jatim.

Artinya, penetapan itu memang membatasi peruntukan lahan itu untuk pertanian dan ketahanan pangan sekaligus dimanfaatkan sebagai area resapan untuk mengantisipasi banjir.

Namun, penetapan itu membuat iri antarkawasan di Sidoarjo. Pasalnya, kawasan yang ditetapkan menjadi LP2B ternyata lebih lambat pertumbuhan ekonominya.

Misalnya kawasan Tulangan, Prambon, Krembung, dan Balongbendo. Kawasan itu tertinggal jauh ketimbang kecamatan lain yang dibanjiri perumahan dan area bisnis.

Rencana ini merupakan usulan dari perangkat desa di kecamatan itu. Tetapi, usulan itu tidak serta merta disetujui pansus.

“Tentu ini masalah yang sensitif. Kami harus komunikasikan dengan pemprov dan pusat. Harus ada kajian yang mendalam untuk memecahkan masalah ini,” kata Ketua Pansus IV Raperda RDTRK, HM Dhamroni Chudlori. (day/idl/mif)

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA


Sumber: Surya Cetak
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved