Jumat, 10 April 2026

Peserta Konfercabsus PDIP Blitar Harap-Harap Cemas

"Mengenai rekom, itu hak prerogatif DPP, DPC nggak punya wewenang apa-apa," paparnya.

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Yoni

SURYA.co.id |BLITAR - Para kandidat ketua DPC PDIP Kota Blitar, yang akan bertarung pada konfrensi cabang khusus (konfercabsus) nanti, sekarang ini sepertinya sedang harap-harap cemas.

Sebab, meski mereka sudah mendaftar ke DPC PDIP, namun belum tentu akan bisa mengikuti ajang pertarungan di konfercabsus tersebut.

Masalahnya, aturan terbaru, semua peserta tak serta merta langsung bisa mengikuti ajang konfercabsus, seperti tahun - tahun sebelumnya.

Namun, para calon yang lolos untuk bertarung di konfercabsus itu ditentukan oleh DPP.

"Itu mengacu pada aturan terbaru. Yakni, SK DPP tahun 2014 No 66 dan No 67, tentang mekanisme tata cara alur pemilihan calon ketua partai. Saat ini tak ada pemilihan melalui suara terbanyak (voting) melainkan melalui musyawarah mufakat," kataSiswadi Irianto, Wakil Ketua DPC PDIP Kota Blitar, Jumat (27/2).

Mekanisme pelaksanaannya, menurut Siswadi, para calon setelah mendaftar sebagai peserta konfercabsus, namanya dikirim ke DPP, untuk diseleksi.

Setelah itu, DPP menurunkan rekom buat calon yang disetujui untuk berlaga pada konfrencabsus.

Itu pun, jumlahnya dibatasi, yakni hanya tiga calon saja yang akan direkom.

"Seperti di sini, sudah ada lima orang yang mendaftar. Kelima nama calon itu sudah kami kirim ke DPP melalui DPD. Nantinya itu, yang akan direkom DPP itu hanya tiga orang,
yang ikut konfercabsus," ujarnya.

Menurut Siswadi, kelima orang yang sudah mendaftar adalah incumbent Samanhudi, Ketua DPC PDIP Kota Blitar, yang juga Wali Kota Blitar, Sutanto alias Genik, anggota DPRD Kota Blitar, Glebot Catur Arianto SH, Ketua DPRD Kota Blitar, Sugeng Praptono, Direktur Utama PDAM Kota Blitar, dan dr Fahrul Alim, dokter sebuah rumah sakit di Kota Blitar.

"Mengenai rekom, itu hak prerogatif DPP, DPC nggak punya wewenang apa-apa," paparnya.

Siswadi menambahkan, pelaksanaan konfrencabsus sendiri sebenarnya sudah diagendakan pada 4 Maret 2015 mendatang. Namun, sepertinya itu akan tertunda karena para pengurus PAC yang baru, sampai kini belum mendapat SK dari DPD.

Padahal, papar dia, dalam konfrencabsus nanti, yang punya hak suara untuk memilih calon ketua DPC adalah PAC sehingga para pengurusnya harus di-SK-kan dulu.

"Karena itu, kami akan mengirim surat ke DPD, agar segera di-SK-kan para pengurus PAC yang baru itu. Selain itu, kami juga sedang menunggu turunnya rekom DPP buat calon peserta konfercabsus, siapa tiga calon yang akan disetujui bertarung itu," ungkapnya.

Sugeng Praptono, mengatakan, dirinya siap berlaga dalam memperebutkan calon ketua DPC tersebut. Alasannya, di PDIP, dirinya bukan orang baru.

"Kami optimis disetujui oleh DPP. Soal peta pertarungan, semua calon punya kesempatan yang sama," paparnya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved