Senin, 20 April 2026

Djujuk Srimulat Tutup Usia

Anak sulung Djudjuk, Eko Saputro menuturkan meski sakit, Djudjuk tidak pernah memperlihatkan tanda­-tanda sakit kanker.

Editor: Wahjoe Harjanto

SURYA.CO.ID | SOLO - ­ Indonesia kembali kehilangan satu seniman terbaiknya, Djujuk Djuariah atau Djujuk Srimulat. Djujuk menutup usia, Jumat (6/2/2015) sore.

Istri dari pendiri kelompok grup lawak legendaris Srimulat, Teguh Slamet Rahardjo alias Kho Tjien Tiong ini meninggal dunia di Rumah Sakit dr Sardjito, Yogyakarta.

Komedian yang meninggal dunia pada usia 67 tahun ini menghembuskan napas terakhirnya setelah melawan sakit kanker yang diidapnya.

Menantu Djudjuk, Quirinto mengatakan, Djudjuk menjalani perawatan di rumah sakit sejak Senin (2/2/2015).

"Ya, beliau kembali ke Rumah Bapa di Surga. Apabila ada kesalahan di masa hidupnya, kami selaku keluarga meminta maaf," ujarnya, Jumat (6/2/2015).

Quirinto setelah jenazah dimandikan di Yogyakarta, kemudian akan langsung dibawa ke rumah duka di kawasan Sumber, Solo.

Djudjuk sudah cukup lama menderita penyakit kanker. Tahun 2012, wanita yang memiliki empat orang anak ini pernah menjalani operasi di Singapura.

Maestro Campursari asal Solo, Didi Kempot mengaku kaget saat mendengar kabar rekannya sesama seniman asal Kota Bengawan, Djudjuk meninggal dunia.

"Iya, tadi saya baru dapat kabar melalui SMS. Kaget saat mendengar kabar ini," ujar pelantun tembang 'Sewu Kutho', Jumat (6/2/2015).

Sebelum meninggal dunia, Didi sempat terakhir kali manggung bersama almarhum di Taman Balekambang, Solo, saat acara mengenang 100 Hari Mamiek Prakoso pada awal Bulan November 2014.

"Bu Djudjuk itu seorang senior yang suka ngemong seniman lainnya, termasuk kepada saya. Dia juga memegang teguh budaya Jawa," sambungnya.

Djudjuk "Srimulat" Djuwariah akan dimakamkan satu liang dengan suaminya, Teguh Slamet Rahardjo alias Kho Tjien Tiong, Sabtu (7/2/2015) siang di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bonoloyo, Solo.

Teguh Slamet Rahardjo atau yang kerap disapa Teguh Srimulat merupakan pendiri grup lawak Srimulat yang telah meninggal dunia pada 22 September 1996. Selain Teguh, beberapa pelawak Srimulat juga dikuburkan di sekitar makam Teguh.

"Jadi kami ada pamijen (tanah makam untuk keluarga) di TPU Bonoloyo. Selain itu ada beberapa pelawak Srimulat yang juga dikubur di sana seperti Gepeng, Pak Tikno, Suud," ujar anak sulung Djudjuk, Eko Saputro, kemarin malam.

Rencananya jenazah Djudjuk akan diberangkatkan dari rumah duka di Jalan Srigunting V/2 Gremet Rt 04/Rw XI Manahan, Solo pukul 13.00 WIB. "Sebelum dimakamkan nanti akan diadakan doa secara agama Kristen," tandas Eko.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved