Tiga Purel Cafe King Ditangkap Saat Pesta Sabu di Tempat Kos
Alasannya, dengan mengonsumsi sabu staminanya semakin bagus, terutama untuk bekerja malam, melayani dan menemani tamu.
Penulis: M Taufik | Editor: Parmin
SURYA.co.id | SURABAYA - Wiwik hanya bisa tertunduk lemas ketika menjalani penyidikan di Unit I Satreskoba Polrestabes Surabaya. Perempuan 31 tahun asal Jl Panglima Sudirman, Malang ini harus berurusan dengan polisi karena kebiasaannya mengonsumsi sabu-sabu.
Wiwik mengaku sudah setahun doyan barang haram itu. Berawal dari ajakan teman, perempuan yang bekerja sebagai purel atau pemandu lagu di tempat karaoke di Surabaya ini mengaku ketagihan.
Alasannya, dengan mengonsumsi sabu staminanya semakin bagus, terutama untuk bekerja malam, melayani dan menemani tamu di rumah karaoke tempatnya bekerja.
"Pekerjaan saya harus berhadapan dengan banyak orang dan minuman keras (Miras). Nyabu, buat menambah stamina," jawab perempuan ini singkat saat di Polrestabes Surabaya, Senin (26/1/2015).
Wiwik digerebek polisi saat berada di tempat kos di Jalan Siwalan Kerto. Ketika itu, dia bersama dua rekannya, Erka (22), warga Dapan Kulon, Malang; dan Devi (29), asal Kediri. Ketiganya berstatus sebagai purel di Cafe King, di Sememi, Manukan, Surabaya.
Selain menangkap tiga wanita tersebut, dalam penggerebekan ini polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu poket sabu seberat 0,37 gram dan 2,16 gram sabu di dalam pipet kaca, sisa pakai.
"Awalnya ada laporan bahwa di tempat kos tersebut sering dipakai berpesta narkoba. Dari situ kami melakukan penyelidikan. Setelah bisa dipastikan, langsung dilakukan penangkapan," kata Kanit I Satreskoba, AKP Moch Yasin.
Dari penengkapan itu, petugas lalu melakukan pengembangan dan menangkap tiga laki-laki yang merupakan rekan para perempuan tersebut.
Tiga pria yang ditangkap adalah Eka (42), dan Purna (25), keduanya tetangga kos Wiwik; serta seorang tersangka lain bernama Salman (27), warga Kanjar Sampang, Madura.
"Penyidik masih terus berupaya melakukan pengembangan, terutama untuk mengungkap jaringan narkoba tersebut," sambung Yasin.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA