Jumat, 8 Mei 2026

Instruktur Kursus Mengemudi Tabrak Bengkel

Mobil mengalami kecelakaan setelah instruktur kursus mengemudi itu mengambil alih siswa kursus setelah disalip sebuah mobil Panther

Tayang:
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Wahjoe Harjanto

SURYA Online, MALANG - Instruktur kursus mengemudi private bernama Muhammad Zainudin(22), warga Jl Mayjend Sungkono 2 B/ 41 RT. 05/02, Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang mengalami kecelakaan di Jl Raya Sengguruh, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (13/8/2014), pukul 07.15 WIB.

Dalam mobil itu ada siswa kursus yang menjadi penumpang, yakni Albert Hatigor Silitonga (24), warga Dusun Kertorejo, Desa Peniwen Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang.

Data yang dihimpun Surya Online, laka itu mengakibatkan instruktur  mengalami luka di kepala. Sedang mobilnya Toyota Avanza warna N 1901 BE yang dikemudikan mengalami ringsek berat pada bagian depan.

Mobil mengalami kecelakaan setelah instruktur kursus mengemudi itu mengambil alih siswa kursus setelah disalip sebuah mobil Panther dari kiri sehingga kemudian terjadi serempetan.

Mobil kursus itu berjalan dari arah utara ke selatan. Serempetan itu nampaknya membuat emosi instruktur kursus yang kemudian mengambil alih kemudi. Tujuannya untuk mengejar mobil penyerempet yang melaju kencang mengarah ke Kecamatan Pagak.

Saat mengejar, mobil melintasi jembatan yang agak menanjak dan kemudian menurun. Diduga karena tidak mengetahui kondisi jalan dan tidak bisa mengendalikan kecepatan mobil, Toyota Avanza itu meloncat dan kemudian menambrak bengkel dinamo dan rombong pangsit yang berada di sebelah kiri.

Mobil baru terhenti di pohon mangga dekat toko dalam posisi agak miring. Menurut warga Sengguruh, kecepatan mobil diperkirakan 120 Km. "Jalan saat itu sedang sepi," jelas warga.

Pemilik bengkel dinamo, Ngatpuji (34), warga Desa Jenggolo, Kecamatan Kepanjen menyatakan, saat kejadian bengkelnya masih tutup. "Saya rugi Rp 7 jutaan," tuturnya kepada Surya Online di lokasi.

Bengkelnya mengalami kerusakan aki, charger aki dan bagian depan bengkel mengalami kerusakan. Bengkel dari batako itu untuk sementara tidak diaktifkan sambil menunggu perbaikan tiga sampai empat hari ke depan.

"Saya sedang ke pasar. Biasanya ya buka mulai jam 08.00 WIB setelah saya menyelesaikan pekerjaan rumah," jelas Ny Jemani, pemilik rombong mie di rumahnya.

Ia tak menduga kejadian itu. "Padahal sudah sempat belanja tadi untuk hari ini," tutur Ny Jemani (48). Sehari, omzet rombong mie-nya mendapatkan hasil Rp 200.000. "Sementara tidak jualan dulu," katanya.

Menurutnya, setelah menabrak, mobil terhenti di sebuah pohon mangga, terdengar hanya suara desing gas mobil. Sopir yang terluka kemudian dibawa ke RS Wava Husada Kepanjen. Sedang siswa kursus terguling di jok belakang setelah mobil terhenti dalam kondisi miring.

Mobil Panther warna hijau yang menyerempet mobil Avanza itu sudah melesat tak terkejar ke selatan (Pagak). Kanit Laka Polres Malang, Iptu Lutfi menyatakan, sejauh ini pelaku bisa melakukan ganti rugi pada objek yang ditabraknya, tidak masalah jika dimediasi. "Sebab kan tidak ada korban jiwa dalam laka itu," jelas Lutfi kepada Surya Online.

Tags
instruktur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved