Pilrek Universitas Negeri Malang

Supriyono Kalah Dalam Pemilihan Tingkat Senat

Rofi’uddin dan Supriyono berharap siapapun yang dipilih oleh Kemendikbud nantinya bisa memajukan UM lebih dari yang saat ini.

SURYA Online, MALANG – Panitia Senat Pemilihan Pemilihan Calon Rektor Universitas Negeri Malang (UM) akhirnya memilih tiga nama untuk menjadi calon rektor, yakni Prof Dr Ahmad Rofi’uddin Mpd, Prof Dr Supriyono Mpd, dan Prof Dr Dawud MPd dalam sidang senat yang dihadiri 90 anggota, di Ruang Senat UM, Kamis (5/6/2014) siang.

Hasil sidang pemilihan ini juga sangat mengejutkan, sebab Prof Dr Supriyono Mpd yang merupakan pemenang saat Pemilihan Umum yang melibatkan seluruh civitas UM, Kamis (22/5/2014), kalah dalam pemilihan di tingkat senat.

“Prof Supriyono dipilih oleh 29 orang anggota senat saja. Sementara Prof Ahmad Rofi’uddin dipilih 43 anggota senat,” kata Ketua Senat UM, Prof Dr Suko Wiyono saat ditemui Surya usai sidang pemilihan digelar, Rabu (4/6/2014) sore.

Suko menambahkan, Prof Dr Dawud MPd ketika itu mendapat 15 suara, sementara Prof Dr Imam Suyitno Mpd mendapat 2 suara. Sisanya, Prof Dr Mr Winarno Mpd dan Dr Sutopo Msi mendapat nol suara.

“Hasil pemilihan ini disepakati hanya tiga nama yang diajukan pada Kemendikbud (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan), yakni Prof Dr Ahmad Rofi’uddin Mpd, Prof Dr Supriyono Mpd, dan Prof Dr Dawud MPd,” tegas pria yang juga menjadi Rektor Universitas Wisnu Wardhana, Kota Malang ini.

“Kapan pengajuan dilakukan, ya sesegera mungkin. Setelah berkas hasil pemilihan diselesaikan. Jika besok selesai maka besok akan kami kirim,” lanjutnya.

Karena alasan ini, Suko belum bisa mengatakan kapan jadwal pemilihan Rektor UM berikutnya, yang melibatkan Kemendikbud dan anggota senat.

Terpisah, Supriyono tidak mempermasalahkan kekalahannya dalam pemilihan ditingkat senat. Menurutnya 90 dari 91 anggota senat yang hadir dalam pemilihan Calon Rektor tingkat Senat sudah memiliki kebijkasanaan sendiri untuk memajukan UM. “Ini hasil yang paling baik,” katanya.

Menurut Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan ini, masih ada satu lagi tahapan pemilihan calon rektor, yakni pemilihan dengan melibatkan perwakilan Kemendikbud. Dalam tahapan ini, tiap calon masih memiliki peluang menang apalagi suara Kemendikbud sebanyak 35 persen.

“Saya tetap optimistis dalam pemilihan selanjutnya karena masing-masing calon masih berpeluang menang,” katanya.

Sementara itu, Rofi’uddin bersyukur memenangkan pemilihan dengan jumlah 49 suara. Kendati begitu, ia tak mau berpuas diri dulu. “Ini kan masih pemilihan di tingkat senat, masih ada pemilihan bersama Menteri nantinya,” katanya.

Karena itu, ia akan memperbaiki komunikasi dengan sesama anggota senat, serta menggandeng calon-calon rektor yang kalah dalam pemilihan tingkat senat untuk mendongkrak suara. “Koalisi itu pasti, apalagi masalah UM juga tidak bisa dipikul satu orang saja. Harus semuanya ikut serta,” katanya.

Rofi’uddin dan Supriyono berharap siapapun yang dipilih oleh Kemendikbud nantinya bisa memajukan UM lebih dari yang saat ini.

Tags
Supriyono
Penulis: Adrianus Adhi
Editor: Wahjoe Harjanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved