Bayi Kembar Siam di RSU Dr Soetomo
Terserang Batuk -Pilek, Pemisahan Nurul-Rahma Ditunda Bulan Depan
Ketua Neonatologi SMF IRNA RSUD Dr Soetomo, dr Agus Hariyanto SpA(K), mengatakan Nurul-Rahma sempat menderita batuk, pilek, dan mencret.
Penulis: Irwan Syairwan | Editor: Parmin
SURYA Online, SURABAYA – Prosedur pemisahan bayi kembar siam asal Banyuwangi, Nurul Anindya Vina Maulida dan Rahma Anindita Veny Maulida, tertunda karena kedua bayi ini terserang pilek.
Ketua Neonatologi SMF IRNA RSUD Dr Soetomo, dr Agus Hariyanto SpA(K), mengatakan Nurul-Rahma sempat menderita batuk, pilek, dan mencret, beberapa waktu lalu.
“Memang kelihatannya sepela sakitnya. Tetapi untuk anak-anak yang akan menjalani prosedur operasi besar, sakit sekecil apapun bisa mempengaruhi operasinya,” kata Agus, Rabu (19/3/2014).
Namun begitu, Agus menuturkan berdasarkan evaluasi yang dilakukan saat ini kondisi kesehatan Nurul-Rahma sudah sehat kembali.
“Tampaknya, sakit Nurul-Rahma ini efek dari vaksinasi lengkap yang sudah kami berikan. yang penting sekarang semuanya dalam kondisi baik, dan bulan depan akan mulai pemisahan,” ujar Agus.