Terancam Gagal Masuk PTN, Siswa Miskin Mengadu ke Dewan
"Kata petugas Dinsos dana bantuan bayar uang gedung yang kita minta terlalu besar, sehingga tidak ada alokasinya," kata Rinaldi
Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Yoni
SURYA Online, SURABAYA - Terancam gagal menjadi Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri, salah satu siswa SMA Negeri 7 Surabaya mengadu ke DPRD Surabaya.
Ini setelah siswa dari keluarga kurang mampu bernama Rinaldi Sam Prabowo tidak dapat membayar bantuan uang pembangunan yang mencapai sekitar Rp 3 juta.
Menurut Rinaldi, dirinya didampingi UPTD Bibit Unggul Surabaya sudah berupaya mengusulkan bantuan pembayaran uang gedung masuk PTN ke Dinas Sosial Pemkot Surabaya.
Namun dana yang diharapkan bisa didapatkan tersebut ternyata sudah tidak ada.
"Kata petugas Dinsos dana bantuan bayar uang gedung yang kita minta terlalu besar, sehingga tidak ada alokasinya," kata Rinaldi di DPRD Surabaya, Senin (10/3/2014).
Dijelaskan Rinaldi, dirinya nekat meminta bantuan bayar uang gedung ke Dinsos karena tidak memiliki biaya.
Kebetulan, persyaratan untuk mendapatkan dana bantuan tersebut bisa dipenuhi semua. Yakni nilai rata-rata rapor semester 1 sampai 5 mencapai 7,5 dan telah diterima di Perguruan Tinggi Negeri di Surabaya melalui jalur prestasi.
"Tapi ketika kita telah memenuhi persyaratan untuk mendapatkan dana bantuan uang gedung ternyata Dinsos tidak bisa memberi karena alasan nilai terlalu besar, ini yang membuat kita kecewa dan mengadu ke Komisi D DPRD," tutur Rinaldi yang beralamatkan Krembangan Bakti kelurahan Kemayoran kecamatan Krembangan.