Liga Eropa
Lazio Angkat Koper di Liga Eropa
Namun, berkat penampilan tak kenal menyerah dari tuan rumah, Lazio pun harus gigit jari.
SURYA Online, SOFIA - Lazio gagal masuk 16 besar Liuga Eropa.
Ditahan Imbang 3-3 saat menyambangi markas klub asal Bulgaria, Ludogorets, pada leg 2 babak 32-besar Liga Europa, (27/2/2014).
Namun, hasil imbang 3-3 para penggawa Lazio, harus angkat koper dari kompetisi Liga Europa.
Tersingkirnya Lazio dari kancah Liga Europa terbilang cukup menyakitkan. Pasalnya, skuad Edy Reja sejatinya sempat dua kali unggul pada laga ini.
Namun, berkat penampilan tak kenal menyerah dari tuan rumah, Lazio pun harus gigit jari.
Pada awal laga di Stadion Vasil Levski, Lazio seolah bakal bisa menang mudah dari Ludogorets. Laga baru berjalan 16 detik, Balde Keita sudah mampu membawa Lazio unggul.
Gol itu pun menjadi yang tercepat kedua dalam sejarah Liga Europa setelah pemain AEK Athens Ismael Blanco menjebol gawang BATE Borisov pada detik ke-14, 2009 silam.
Selepas keuggulan itu, para pemain Ludogorets pun masih kesulitan membongkar pertahanan tim tamu. Hingga keunggulan Lazio 1-0 bisa dipertahankan sampai turun minum.
Pada babak kedua, Lazio kembali menggebrak. Kali ini giliran pemain muda lain, Brayan Perea yang mencetak gol kedua I Biancoceleste pada menit ke-54. Gol itu sekaligus membuat Lazio berbalik unggul agregat menjadi 2-1.
Akan tetapi, selepas gol itu penampilan Ludogorets justru semakin beringas. Dua gol balasan pun dilesakkan melalui Roman Bezjak pada menit ke-67 dan Gristo Zlatinski pada menit ke-78.
Situasi yang membuat Reja terpaksa menurunkan Miroslav Klose pada menit ke-71 menggantikan Perea. Klose pun nyaris hadir sebagai pahlawan melalui golnya pada menit ke-82.
Namun, mimpi Lazio menguap saat gol penentu Ludogorets hadir melalui pemain asal Brasil, Juninho Quixada saat laga tersisa dua menit. Gol itu sekaligus menjadi penutup pertandingan. Lazio pun harus kandas dengan kekalahan agregat 3-4.