Jumat, 17 April 2026

Pedagang Pasar Sentra Ikan Bulak Mengeluh Sepi

Pembangunan Sentra Ikan Bulak (SIB) nyatanya tidak memberikan perubahan bagi pedagang eks batu-batu kawasan Pantai Kenjeran.

Editor: Parmin

SURYA Online, SURABAYA -  Pembangunan Sentra Ikan Bulak (SIB) nyatanya tidak memberikan perubahan bagi pedagang eks batu-batu kawasan Pantai Kenjeran. Banyak pedagang yang merasa rugi setelah mereka berjualan di bangunan berlantai dua tersebut.

”Kalau di sini sehari paling cuman dapat Rp 30.000 sampai Rp 50.000, hanya cukup untuk makan dan uang saku anak-anak. Kalau di batu-batu (kawasan Pantai Kenjeran) bisa sampai Rp 200.000-300.000 per hari,” kata Nia, penjual lontong kupang yang telah setahun berjualan di SIB kepada Surya online, Kamis (23/1/2014).

Ia menuturkan usaha untuk meramaikan stannya kerap dilakukan, seperti, memasang banner dan menghubungi pelanggan-pelanggannya ketika ia masih berjualan di batu-batu. Ia bahkan sempat membujuk pelanggannya bahwa di pasar ikan tersebut terdapat fasilitas seperti televisi dan tempat isi baterai ponsel gratis. Namun, pelanggannya tetap tidak mau ke SIB.

Alasannya pun beragam mulai lokasi bangunannya tidak berhadapan langsung dengan pantai sampai ongkos parkirnya yang mahal.

Hal yang serupa diungkapkan oleh penghuni lantai dua yang lain, yaitu Reni dan Asriya. Reni dan Asriya mengatakan bahwa mereka sampai membuang dagangan mereka karena tidak laku. ”Di sini kalau ramai ya pas ada orkes saja, itupun hanya sebulan dua kali. Selain itu ya sepi lagi,” ungkapnya.

Asriya beranggapan sepinya SIB karena kurangnya informasi atau petunjuk mengenai pindahnya pedagang dari batu-batu kenjeran ke Pasar ikan Sentra Bulak. Selain itu, produk-produk yang dijual di pasar itu kurang komplet.

”Saya yakin kalau misalnya di sini juga ada pedagang sayur-mayur dan bahan memasak pasti ramai karena kalau orang mau beli ikan pasti butuh bahan-bahan yang lain," tambah Asriya. (noviary/mg1)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved