Selasa, 14 April 2026

Pakde Karwo Tak Gubris Omongan Ketua Golkar Jatim

Gubernur Jatim Soekarwo menanggapi terkait pertemuannya dengan Ketua DPD Golkar Jatim Zainuddin Amali.

Penulis: Mujib Anwar | Editor: Parmin

SURYA Online, SURABAYA - Gubernur Jatim Soekarwo menanggapi terkait pertemuannya dengan Ketua DPD Golkar Jatim Zainuddin Amali.

Menurut Pakde Karwo, dirinya memang pernah ditemui oleh Zainuddin ketika proses sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilgub Jatim oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Pakde mengaku mau menerima Zainuddin, karena partainya merupakan salah satu partai pengusung pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) dalam Pilgub Jatim 2013.

"Saat ketemu saya tersebut, Pak Zainuddin Amali bilang bahwa situasinya 'Berat', Pakde. Tapi saya tidak tahu dan sempat bingung apa yang dimaksudkannya," tegasnya, Minggu (12/1/2014).

Ketika Zainuddin Amali menjelaskan bahwa yang dimaksud "berat" tersebut terkait hasil sengketa Pilgub Jatim di MK, Pakde Karwo spontan berujar dan menegaskan bahwa dirinya sangat yakin menang dan dapat mementahkan gugatan yang diajukan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawiredja (Berkah). Karena dengan selisih suara antara pasangan KarSa dan Berkah mencapai 1.670.801 suara dan tidak ada sama sekali kecurangan yang dilakukan serta berdasar fakta persidangan, dirinya yakin MK akan menolak gugatan Berkah.

"Apalagi semua dari 70 ribu lebih saksi yang tersebar di seluruh Jatim, tidak ada satu pun yang menyatakan terjadi kecurangan. Bahkan saksi yang diajukan Berkah juga menyatakan tidak ada kecurangan," tandasnya.

Merasa memahami apa yang dia maksudkan, Zainuddin Amali, kata Pakde Karwo lantas tidak melanjutkan lagi pembicaraan tentang 'Berat' yang dimaksudkan.

Dirinya, kata Pakde baru ngeh dengan apa yang dimaksudkan Zainuddin Amali, setelah hal itu ramai di media. Yakni, adanya ancaman dari mantan Ketua MK Akil Mochtar yang meminta Rp 10 miliar atau pasangan KarSa dikalahkan dalam sidang MK.

Pilgub Jatim digelar 29 Agustus 2013 lalu. Hasilnya, pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) menang dengan memperoleh 8.195.816 suara atau 47,25 persen. Posisi kedua pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawiredja (Berkah) dengan suara 6.525.015 suara atau 37,62 persen. Sedangkan tempat ketiga pasangan Bambang DH-Said Abdullah, dan posisi keempat pasangan Eggi Sudjana-Muhammad Sihat.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved