Rabu, 13 Mei 2026

Segarnya Air Terjun Dlundung

Mojokerto tak sekadar identik dengan bekas kerajaan Majapahit, tapi juga indahnya air terjun Dlundung...

Tayang:
Editor: Tri Hatma Ningsih
zoom-inlihat foto Segarnya Air Terjun Dlundung
Mujib Kodar

Oleh : Mujib Kodar
Mahasiswa Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Tebuireng
mujib2305@gmail.com

Mojokerto tak sekadar kota peninggalan ibu kota kerajaan Majapahit. Mojokerto juga menawarkan wisata alam yang indah. Salah satunya air terjun Dlundung. Awal November 2013 lalu, bersama kawan-kawan kuliah kami merambah wisata alam yang terletak di Dusun Ketapang, Desa Kemloko, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto tersebut.  

Nuansa alam pegunungan yang terasa sejuk dan rimbunan pohon yang masih alami membuat air terjun Dlundung sebagai tempat tujuan wisata yang menarik untuk dikunjungi. Lagi pula tempat yang mempesona ini sangat mudah dijangkau karena letaknya hanya berjarak 40 km dari pusat Kota Mojokerto, dan dapat dicapai baik dengan mobil ataupun sepeda motor. Di samping itu tempat wisata ini sungguh cocok untuk bersantai dan melepas lelah bagi para remaja yang suka berkemah, karena tersedia arena perkemahan yang cukup luas dan nyaman.

Air terjun Dlundung memiliki ketinggian sekitar 50-60 meter dan berada di kaki gunung Welirang, dan berada di kawasan hutan lindung seluas 1.600 hektar milik Perhutani KPH Pasuruan, Kabupaten Mojokerto. 

Curah air terjun Dlundung tidak terlalu deras, sehingga relatif tidak membahayakan pengunjung walaupun yang datang anak-anak sekalipun. Jika berniat mandi atau sekadar basah-basahan di air terjun ini juga tidak masalah karena tidak berbahaya. Airnya pun dingin dan segar. 

Air terjun Dlundung juga belum terlalu ramai, dan biasanya ramai saat akhir pekan atau hari libur sehingga relatif masih asri dan terpelihara. Di sekitar lokasi juga terdapat berbagai fasilitas penunjang wisata seperti area untuk outbound, mulai dari fun game, jatuh bebas, jaring laba-laba hingga flying fox. Dan jika ingin menginap, di sekitar lokasi sudah ada vila dan hotel yang siap untuk disewa.

Menikmati semua keindahan air terjun Dlundung juga tidak mahal. Pengunjung hanya dipungut Rp 6.000 per kepala untuk tiket sekali masuk, itu pun sudah termasuk biaya parkir. Menikmati keindahan air terjun Dlundung dijamin membuat ketagihan. 

Sumber: Surya Cetak
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved