Warga Sekitar Petilasan Joyoboyo Ketiban Rejeki
Warga sekitar petilasan pamuksan Sri Aji Joyoboyo di Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri ketiban rejeki selama prosesi ritual
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Heru Pramono
SURYA Online, KEDIRI - Warga sekitar petilasan pamuksan Sri Aji Joyoboyo di Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur ketiban rejeki selama prosesi ritual, Selasa (5/11/2013).
Selain berjualan di depan rumahnya, banyak warga yang membuka tempat parkir penitipan sepeda di halaman rumahnya. Malahan tarif parkir selama penitipan juga melonjak antara Rp 3.000 sampai Rp 5.000.
Ribuan pengunjung memang harus memarkir kendaraannya karena lokasi masuk ke petilasan ditutup. Kesempatan ini dimanfaatkan masyarakat untuk mengais rejeki membuka tempat parkir.
"Mulai semalam pengunjungnya sudah ramai. Lumayan mas hasilnya dibagi-bagi bersama teman-teman," ungkap Arif (25).
Pemasukan dari penitipan sepeda itu dibagi dengan pemilik halaman rumah serta sejumlah rekannya.
"Sejak semalam sudah dapat sekitar Rp 700.000," tambahnya.
Pengunjung yang datang dari luar kota malahan harus menginap di home stay rumah penduduk. Tarifnya juga murah sekitar Rp 200.000 - Rp 300.000 semalam per kamar.
Belum lagi masyarakat yang membuka usaha warung yang menjajakan makanan dan minuman. Suasana di areal petilasan sendiri tak ubahnya pasar malam yang ramai pengunjung.