Dekan Diberhentikan FIB UB Syukuran
meski ditarget Yogi bulan Agustus, FIB harus sudah harus memiliki dekan baru, Agoes menyatakan, semuanya akan berlangsung sesuai jadwal.
Penulis: Irwan Syairwan | Editor: Wahjoe Harjanto
“Kami makan-makan bersama dosen, karyawan dan juga mahasiswa. Tapi tidak seluruhnya, cuma perwakilan saja karena pasti ruangannya tidak akan muat,” kata Kepala Program Studi (Kaprodi) Sastra Prancis Agoes Soeswanto MPd kepada Surya Online, Kamis (30/5/2013).
Dijelaskan Agoes, kelegaan itu bukan tentang Francien diberhentikan, namun upaya intervensi Francien di kepanitiaan Pildek sudah tidak ada.
“Poin utama dari SK Rektor ini bukan diberhentikannya dekan, karena memang yang bersangkutan (Francien) hanya tinggal dua bulan menjabat. Tapi yang bersangkutan tidak bisa mengintervensi Pildek,” ungkap Agoes.
Ditambahkan, meski ditarget Yogi bulan Agustus, FIB harus sudah harus memiliki dekan baru, Agoes menyatakan, semuanya akan berlangsung sesuai jadwal.
“Dan bulan Juli, kami sudah memiliki dekan baru untuk nantinya segera dilantik Rektor. Semuanya sudah kami rencanakan setelah SK pemberhentian dekan keluar,” pungkasnya.